Advertisement
Helikopter Hilang Kontak di Kalbar, Basarnas Kerahkan Tim SAR Gabungan
Foto ilustrasi Helikopter Basarnas. - Antara
Advertisement
Harianjogja.com, KALIMANTAN BARAT—Helikopter PK-CFX diketahui hilang kontak pada Kamis (16/4/2026). Helikopter PK-CFX yang hilang kontak ini sedang dalam penerbangan dari Kabupaten Melawi menuju Kabupaten Kubu Raya
Tim dari Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) dikerahkan untuk melakukan pencarian di sekitar titik lokasi hilang kontak.
Advertisement
Deputi Operasi dan Kesiapsiagaan Basarnas, Edy Prakoso, memastikan tim terbaik dari Kantor SAR Pontianak dan Pos SAR Sintang telah bergerak ke lokasi dengan perlengkapan lengkap. Mereka juga bergabung dengan unsur TNI/Polri serta relawan untuk memperluas jangkauan pencarian.
“Tim sudah bergerak,” ujarnya sebagaimana dilansir Antara, Kamis (16/4/2026).
BACA JUGA
Helikopter jenis Airbus H-130 tipe H-130T2 tersebut mengangkut delapan orang, termasuk pilot dan co-pilot. Berdasarkan data awal, helikopter lepas landas dari helipad PT CMA di Desa Nanga Keruap, Kabupaten Melawi pada pukul 07.34 WIB dan dilaporkan hilang kontak sekitar pukul 08.39 WIB.
Titik terakhir keberadaan helikopter terdeteksi di wilayah Kecamatan Nanga Taman, Kabupaten Sekadau. Lokasi tersebut berada di kawasan pedalaman dengan akses yang cukup sulit, sehingga menjadi tantangan tersendiri bagi tim SAR dalam proses pencarian.
SAR terus mengupayakan dengan berbagai cara untuk menjangkau lokasi. Data manifes mencatat pilot helikopter adalah Capt Marindra W dan co-pilot Harun Arasyd, bersama enam penumpang lainnya. Helikopter tersebut diketahui tengah menjalankan operasional untuk KPN Plantation.
Koordinat perkiraan lokasi kejadian berada di 00°12'00" LS – 110°44'00" BT atau sekitar 114 kilometer dari Pos SAR Sintang dengan arah radial 258 derajat. Tim SAR gabungan dari Sintang telah lebih dulu bergerak menuju lokasi dan kini diperkuat personel tambahan dari Pontianak.
Hingga saat ini, kondisi helikopter maupun seluruh penumpang masih belum diketahui keberadaannya. Basarnas menegaskan operasi pencarian dilakukan dengan prinsip cepat dan terukur, meskipun medan yang berat menjadi kendala utama.
Pihak SAR juga mengimbau masyarakat untuk menunggu informasi resmi dan tidak menyebarkan kabar yang belum terverifikasi terkait insiden helikopter hilang kontak ini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Wajah TNI Tersangka Teror Air Keras Akan Terungkap di Sidang
- Kejagung: Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Terima Suap Rp1,5 Miliar
- Tragedi Kahramanmaras: Siswa Tembaki Kelas, Telan 9 Korban Jiwa
- Kecelakaan Beruntun di Jalur Ngawi-Mantingan, Truk Tabrak Bus Mira
- BPJS Kesehatan Luncurkan 8 Program Percepatan Layanan, Ini Daftarnya
Advertisement
Museum Terbuka Bakalan Mulai Ramai, Sleman Siapkan Tiket Masuk
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Tiga Kapal Asing Ditangkap di Selat Malaka Rugikan Negara Miliaran
- Cuaca Pagi Terik Lalu Hujan Tiba-tiba Ini Penyebabnya
- Dana PIP 2026 Cair, Siswa SMA Bisa Terima hingga Rp1,8 Juta
- Lansia di Kulonprogo Alami Insiden Unik, Ditangani Damkar
- Harga Tanah di Sekitar Kelok 23 Melonjak, Investor Belum Masuk
- Klinik Pratama Tamanmartani Dikebut, Warga Segera Punya Opsi Baru
- Aplikasi Angkotku Mulai Jalan, Warga Bantul Belum Bisa Akses
Advertisement
Advertisement







