Ada Luka Dangkal 1 cm, Polisi Sebut Yodi Bunuh Diri dengan Coba-coba Dulu

Ilustrasi. - Freepik
26 Juli 2020 07:47 WIB Newswire News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Polisi menyimpulkan bahwa Editor Metro TV Yodi Prabowo meninggal karena bunuh diri. Pria 25 tahun itu menikam dadanya sebanyak empat kali dan leher sebanyak dua kali.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Komisaris Besar Tubagus Ade Hidayat mengatakan, tusukan yang dilakukan Yodi di bagian dada dan leher dengan jenis dangkal merupakan tusukan percobaan.

"Ini dasar keterangan ahli, ahli nyatakan demikian. Setiap orang yang bunuh diri dengan sajam akan selalu ada luka percobaan. Dicoba-coba dulu," kata Tubagus di Polda Metro Jaya, Sabtu (25/7/2020).

Baca Juga: Keterangan Saksi: Editor Metro TV Mengaku Lihat Makhluk Halus Sebelum Bunuh Diri

Lebih lanjut dia mengatakan, enam tusukan yang dilakukan Yodi, tiga tusukan di antaranya pada dada dan satu di leher berjenis dangkal sedalam 1 sentimeter.

"Bagaimana kaitan dengan hasil dokter, ditemukan fakta ada empat luka di dada, dua, tiga luka dangkal hanya 1 cm. Melukai dengan percobaan. Saya mendasari dengan hasil berita pemeriksaan ahli," tutur dia.

Dengan analisis tersebut dan sejumlah petunjuk lain, tim polisi menyimpulkan, Yodi meninggal akibat bunuh diri.

"Dari beberapa faktor penjelasan keterangan ahli, TKP, dan bukti petunjuk yang lain, maka penyidik berkesimpulan yang bersangkutan diduga kuat melakukan bundir," tuturnya.

Berita ini sudah tayang di INews.id dengan judul "Editor Metro TV Bunuh Diri dengan Senjata Tajam, Polisi: Ada Luka Percobaan".

Sumber : INews.id