Advertisement

Niat Hati Buru Tikus, Jebakan Listrik Malah Kenai Mertua Hingga Tewas

Newswire
Jum'at, 24 Juli 2020 - 08:07 WIB
Bernadheta Dian Saraswati
Niat Hati Buru Tikus, Jebakan Listrik Malah Kenai Mertua Hingga Tewas Ilustrasi. - Antaranews/Ridwan Triatmodjo

Advertisement

Harianjogja.com, SRAGEN - Seorang pria bernama Citro Dikromo, 77 tewas setelah tersengat jebakan tikus listrik yang dibuat oleh menantunya sendiri. Citro merupakan warga Dukuh Gonggangan, Desa Bendo, Kecamatan Sukodono, Sragen.

Dia ditemukan meninggal dunia tersetrum jebakan tikus di pematang sawah miliknya, Kamis (23/7/2020) dini hari. Jebakan itu dibuat oleh menantunya untuk mengatasi serangan tikus.

Advertisement

Jajaran Polsek Sukodono bersama tim Inafis Polres Sragen dan petugas medis Puskesmas Sukodono menggelar olah tempat kejadian perkara (TKP) sekitar pukul 07.00 WIB. Polisi juga meminta keterangan sejumlah saksi.

Polisi menyimpulkan tidak ada tanda-tanda bekas penganiayaan di tubuh korban. Polisi menilai penyebab meninggalnya korban murni karena sengatan arus listrik pada jebakan tikus itu. Hal itu dibuktikan dengan adanya luka bakar di telapak tangan.

"Tidak ada tanda-tanda kekerasan atau unsur pembunuhan. Setelah dievakuasi, korban langsung kami serahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan," kata Kasubag Humas Polres Sragen, AKP Suharno.

Informasi yang dihimpun Solopos.com, kejadian bermula ketika menantu korban, Purwadi, memasang jebakan tikus pada Rabu (22/7/2020) malam. Setelah memasang jebakan tikus itu, ia pergi untuk menyaksikan pertandingan voli di Lapangan Gonggangan Sragen hingga Kamis dini hari.

Tepat pukul 02.00 WIB, Purwadi tiba di rumah. Dia melihat pintu kamar mertuanya terbuka. Akan tetapi, ia tidak menemukan Citro Dikromo di kamarnya.

Dia kemudian mengajak tetangganya, Nugroho, Purwadi mencari keberadaan mertuanya, Citro Dikromo. Setelah satu jam melakukan pencarian, akhirnya Purwadi menemukan mertuanya.

Nahas, Citro Dikromo ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa sekitar pukul 03.00 WIB. Tubuh mertua Purwadi itu tergeletak di pematang sawah dalam posisi tengkurap. Diduga korban meninggal dunia tersengat jebakan tikus listrik saat menilik sawahnya di malam hari.

"Kemungkinan peristiwa itu terjadi pada malam hari saat Pak Cipto menengok sawahnya. Jebakan tikus itu memang biasa dipasang pada malam hari," ujar tokoh masyarakat Desa Bendo, Jadi Mulyanto, kepada Solopos.com--jaringan Harianjogja.com, Kamis (23/7/2020). 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Solopos.com

Advertisement

Harian Jogja

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

Aturan Baru 2027, Pemkab Bantul Mulai Pangkas Belanja Pegawai

Aturan Baru 2027, Pemkab Bantul Mulai Pangkas Belanja Pegawai

Bantul
| Minggu, 29 Maret 2026, 10:17 WIB

Advertisement

Musim Semi Tiba, Keindahan Bunga Sakura di Taman Yuyuantan Beijing

Musim Semi Tiba, Keindahan Bunga Sakura di Taman Yuyuantan Beijing

Wisata
| Sabtu, 28 Maret 2026, 18:07 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement