Pasien Covid-19 di Wisma Atlet Bertambah 114 Orang Per 8 Juli

Ilustrasi-Petugas medis memeriksa kesiapan alat di ruang ICU Rumah Sakit Darurat Penanganan COVID-19 Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, Senin (23/3/2020). - Antara
08 Juli 2020 11:47 WIB Nyoman Ary Wahyudi News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA — Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta hari ini, Rabu (8/7/2020) kembali mencatatkan kenaikan perawatan pasien rawat inap terkait Covid-19.

Perwira Penerangan Kogabwilhan-I Kolonel Marinir Aris Mudian mengatakan terdapat penambahan 114 pasien rawat inap dari semula 828 menjadi 942 orang.

“Sementara itu, pasien positif Covid-19 bertambah 87 orang setelah dilakukan tes swab. Sehingga saat ini pasien positif Covid-19 yang dirawat sebanyak 841 orang,” kata Aris melalui keterangan tertulis yang diterima Bisnis, Rabu (8/7/2020).

BACA JUGA : 2.317 Pasien Sembuh Dirawat di RSD Wisma Atlet

Sementara itu, lanjut Aris, terdapat 97 orang yang dinyatakan positif dengan pemeriksaan rapid test atau tes cepat pada hari ini. 

Ihwal pasien lain, dia mengatakan, saat ini RSD Wisma Atlet sedang merawat empat orang pasien dalam pengawasan atau PDP. 

“Untuk orang dalam pemantauan atau ODP saat ini nihil,” kata Aris. 

Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 DKI Jakarta melaporkan adanya penambahan kasus aktif Covid-19 sebanyak 194 orang pada hari ini, Selasa (7/7/2020).

Melalui laman resminya, Gugus Tugas mencatat penambahan kasus itu terjadi di 31 titik kelurahan yang ada di wilayah DKI Jakarta dan 12 titik lainnya berada di luar wilayah DKI Jakarta.

Selain itu, Gugus Tugas melaporkan, terdapat 151 lokasi kasus aktif yang belum berhasil diidentifikasi.

“Dengan demikian total kasus aktif saat ini di DKI jakarta sebanyak 3.763 dengan jumlah kasus positif aktif tersebar di 2.297 titik kelurahan,” kata Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta Weningtyas Purnomorini melalui keterangan resmi, Selasa (7/7/2020).

Kendati demikian, dia menerangkan, masih terdapat 1.306 kasus positif aktif yang lokasinya belum dapat diketahui.

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia