Patung Didi Kempot Akan Dibangun di Stasiun Solo Balapan, Begini Progresnya

Didi Kempot - Antara/Muhammad Adimaja
04 Juli 2020 20:07 WIB Rio Sandy Pradana News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA – Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) Didiek Hartantyo segera bertemu dengan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, untuk membahas progres kelanjutan pembangunan patung almarhum Didi Kempot di Stasiun Solo Balapan.

"Nanti saya akan ketemu Pak Ganjar dulu [untuk membahas] mengenai rencana [pembangunan patung Didi Kempot] ini," kata Didiek kepada Jaringan Informasi Bisnis Indonesia, Sabtu (4/7/2020).

Dia menjelaskan secara prinsip, KAI telah menyetujui soal rencana pembangunan patung penyanyi campursari yang bernama asli Didi Prasetyo di Stasiun Solo Balapan tersebut. Adapun, pertemuan dengan Ganjar akan membahas soal langkah-langkah koordinasi selanjutnya.

"Lagi di-arrange oleh sekretaris perusahaan," ujarnya saat dikonfirmasi soal tanggal pertemuannya dengan Ganjar.

Sementara itu, VP Public Relations KAI Joni Martinus mengatakan perseroan sangat mengapresiasi karya-karya almarhum yang melekat di hati para Sobat Ambyar (sebutan para fans Didi Kempot). KAI siap mendukung pembuatan patung Monumen "The Godfather of Broken Heart" itu di Stasiun Solo Balapan.

"Soal kapan rencana mulai pasang, saya belum bisa memberikan komentar. Hal tersebut perlu dikoordinasikan dengan pihak-pihak terkait, tidak hanya KAI," kata Joni.

Kepergian legenda musik Indonesia Didi Kempot, 5 Mei 2020, membawa duka bagi Sobat Ambyar. Hanindha Cholandha dan hampir 34.000 orang lainnya tergabung dalam petisi change.org/UntukSobatAmbyar meminta KAI mendirikan memorabilia Didi Kempot di Stasiun Solo Balapan.

Didi Kempot pernah menciptakan lagu berjudul Stasiun Balapan sekitar medio 1999—2000. Sementara itu, Ganjar Pranowo menyambut baik ide mendirikan patung atau memorabilia Didi Kempot tersebut.

Saat berbincang dengan Jaringan Informasi Bisnis Indonesia dalam acara Curhat Warga Jawa Tengah yang digelar Senin (11/5/2020), Ganjar mengajak warga masyarakat untuk berpartisipasi terkait dengan gagasan mendirikan patung Lord Didi itu.

“Saya tantang sekarang, pertama yang ingin mendesain patung [almarhum] Mas Didi Kempot, silakan. Kedua, siapa yang mau menyumbang untuk bangun, tumpukan [donasi] sithik-sithik ora [sedikit-sedikit tidak] masalah,” ujarnya.

Ganjar Pranowo termasuk satu tokoh yang dekat dengan Didi Kempot. Saat pemakaman Didi Kempot di Desa Mejasem, Ngawi, Jawa Timur, Ganjar turut hadir secara langsung.

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia