Gibran Minta Lokasi KDMP Dikaji, Sekolah Jangan Sampai Terdampak
Gibran Rakabuming meminta pembangunan Koperasi Desa Merah Putih dikaji matang agar tidak merugikan warga dan mengganggu aktivitas sekolah.
Juru Bicara Presiden, Fadjroel Rachman. /Antara Foto
Harianjogja.com, JAKARTA - Fadjroel Rachman selaku Juru bicara Kepresidenan RI Mochammad menegaskan bahwa lebih baik serius penanganan Covid-19 daripada terjebak dalam perbedaan pandangan antara Amerika Serikat dan China mengenai asal mula wabah tersebut.
"Sikap pemerintah Indonesia sudah jelas, betul-betul fokus penanganan Covid-19 sesuai prinsip konstitusi kita," ujarnya dalam Webinar Indonesia dan Kerja Sama Internasional Penanganan Covid-19, Jumat (3/7/2020).
Dengan mengutamakan penanganan Covid-19, jelasnya, berarti melindungi keselamatan 267 juta jiwa penduduk Indonesia.
Dengan fokus penanganan itu pula, lanjut Fadjroel, maka Indonesia juga turut berupaya menyelamatkan 7,7 miliar jiwa penduduk dunia.
"Presiden Jokowi hanya fokus dalam upaya menyelamatkan WNI karena berarti ikut pula dalam upaya menyelamatkan 7,7 miliar jiwa penduduk dunia melalui kerja sama dan pertukaran pengetahuan," katanya dalam webinar yang digelar oleh Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCINU) Tiongkok itu.
Ia menegaskan bahwa Indonesia tidak pernah berpihak kepada negara mana pun terkait polemik mengenai asal virus yang menyerang saluran pernafasan tersebut.
"Pemerintah tidak berupaya melihat perbedaan (AS-China) karena seluruh dunia sedang menghadapi bencana yang sama. 216 negara di dunia ini tidak ada satu pun yang kebal. COVID-19 tidak mengenal suku, ras, agama, dan negara," ujarnya dalam seminar virtual itu yang dipandu oleh Ahmad Syaifuddin Zuhri, kandidat doktor Central China Normal University (CCNU) Wuhan.
Dalam penanganan pandemi, jelasnya, Presiden Joko Widodo telah memperkenalkan pola kerja sama kolaborasi komunitas.
"Pola yang disebut presiden sebagai gotong royong ini tidak hanya berlaku di dalam negeri, melainkan juga di luar negeri. Apalagi Bapak Presiden juga sebelumnya membangun solidaritas politik antarnegara berkembang," kata Fadjroel.
Melalui pola kerja sama internasional tersebut, hingga Juni 2020 Indonesia menerima bantuan penanganan Covid-19 dari sejumlah negara, termasuk organisasi internasional, senilai 111,71 juta dolar AS.
"Hampir semua negara, baik Asia, Eropa, maupun Amerika, kita kerja sama saling membantu menghadapi Covid-19. Jepang, Uni Eropa, dan Korsel menjadi penyumbang terbesar," katanya.
Rais Syuriah PCINU Tiongkok Imron Rosyadi Hamid mengajak masyarakat untuk menghargai kerja keras pemerintah Indonesia dalam menangani pandemi.
"Presiden sangat serius mengatasi persoalan pandemi ini. Kita perlu melakukan kolaborasi komunitas bersama PCINU dan PCI Muhammadiyah untuk ikut mengatasi Covid-19," ujar kandidat doktor Hubungan Internasional dari Jilin University di Kota Changchun, Provinsi Jilin, itu.
Oleh sebab itu, Fadjroel menambahkan bahwa tanpa melibatkan tokoh-tokoh agama, maka perjuangan melawan Covid-19 kurang efektif.
Sampai saat ini, AS dan China masih saling tuduh mengenai asal mula Covid-19 sehingga menjadikan dunia makin terpolarisasi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Gibran Rakabuming meminta pembangunan Koperasi Desa Merah Putih dikaji matang agar tidak merugikan warga dan mengganggu aktivitas sekolah.
Jadwal DAMRI Jogja ke Bandara YIA Juni 2026 lengkap dengan rute dan tarif. Cek keberangkatan dari berbagai titik strategis di Jogja.
Jadwal SIM keliling Kulonprogo 19 Juni 2026, lokasi SIMMADE Nanggulan, jam layanan, syarat, dan biaya perpanjangan SIM.
Jadwal SIM keliling Bantul Juni 2026 lengkap lokasi, jam layanan, syarat, dan biaya perpanjangan SIM A dan C.
Jadwal KA Bandara YIA Jumat 19 Juni 2026 lengkap, termasuk layanan Xpress. Cek jam keberangkatan dari Tugu Jogja ke bandara.
Jadwal Prameks Jogja–Kutoarjo Jumat 19 Juni 2026 lengkap dari pagi hingga malam. Cek jam keberangkatan dan tips agar tidak kehabisan tiket.