Advertisement
Tak Punya Medsos, Pangeran Harry dan Meghan Markle Dikabarkan Frustasi
Pangeran Harry dan Meghan Markle. - Ist/Instagram @sussexroyal
Advertisement
Harianjogja.com, LOS ANGELES- Setelah mengundurkan diri dari Kerajaan Inggris, Pangeran Harry dan Meghan Markle masih saja disorot. Baru-baru ini mereka dikabarkan muncul ke publik setelah lockdown. Duke dan Duchess of Sussex bergabung dengan kelompok komunitas LA, Homeboys dan Homegirls.
Pangeran Harry dan Meghan turun untuk membantu program memasak yang menyediakan makanan bagi mereka yang membutuhkan selama pandemi.
Advertisement
Namun, karena mereka tidak bisa lagi menggunakan akun media sosial Sussex Royal, para bangsawan dipaksa untuk "mengandalkan" orang lain untuk mempromosikan kegiatannya.
Baca juga: Bercerai dari Laudya Cynthia Bella, Engku Emran Diolok-olok Netizen Malaysia
"Platform mereka sekarang tidak aktif atau tidak aktif sehingga mereka harus bergantung pada organisasi seperti Homeboy untuk memasang foto-foto itu dan mengingatkan kita pada pekerjaan yang sebenarnya mereka lakukan," ungkap Lizzie Robinson, seorang pembawa acara ITV dalam Podcastnya dengan Chris Ship seperti dilansir dari Express UK.
Sementara itu Chris mengatakan bahwa mereka pasti merasa sangat frustrasi, tidak memiliki saluran media sosial mereka sendiri.
"Mereka dikritik karena membuat situs web mereka dan menyebutnya 'Sussex Royal'."
Baca juga : Viral Pesepeda Mau Dikenai Pajak, Muncul Guyonan Warganet: Kentut Juga Dipajakin
Dia menambahkan, mengatakan bahwa mungkin mereka sedang mengatur untuk memiliki platform media sosial mereka. Namun hingga saat ini keduanya tidak punya saluran media sosial sama sekali.
"Mereka tanpa, jadi satu-satunya cara kita dapat mendengar atau melihat mereka adalah jika orang melakukannya atas nama mereka," kata Robinsin.
"Jadi, seperti ketika mereka membaca Save the Children untuk ulang tahun Archie, itu muncul di situs Save the Children.
"Mereka telah melakukan relawan sekarang, dan itu naik di media sosial Homeboys dan Homegirls."
Seperti diketahui, Organisasi ini dijalankan oleh Pastor Greg Boyle, yang mencari orang-orang yang sebelumnya pernah di penjara atau mereka yang mantan anggota geng.
Dia bekerja sama dengan sekolah menengah Meghan di LA, Immaculate Heart High School.
Duchess dan ibunya, Doria Ragland, telah bertemu dan bekerja dengannya 20 tahun yang lalu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Arus Balik, Rest Area Tol Cipali Diberlakukan Sistem Buka-Tutup
- Resmi, One Way Nasional Arus Balik Lebaran 2026 Berlaku Mulai Hari Ini
- Puncak Arus Balik 2026: Rest Area KM 62B dan 52B Tol Japek Ditutup
- Lonjakan Kendaraan Arus Balik, Rest Area di Tol Ini Ditutup
- Listrik Kuba Kembali Padam Saat Tekanan Krisis Energi Meningkat
Advertisement
Advertisement
Sukolilo Pati Sempat Viral, Ternyata Simpan Banyak Tempat Wisata
Advertisement
Berita Populer
- Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Selasa 24 Maret 2026, Simak Waktunya
- Cuaca Jogja Selasa Ini Didominasi Cerah, Ini Rinciannya
- Ketegangan Memanas, Iran Sebut Tak Ada Negosiasi dengan AS
- Trans Jogja Makin Praktis, Ini Rute dan Tarifnya
- Arus Balik Semarang Padat, 2.000 Kendaraan per Jam
- Jadwal KA Bandara YIA 24 Maret 2026, Cek di Sini
- Cek Jadwal Bus DAMRI ke Bandara YIA
Advertisement
Advertisement








