Gibran Dinilai Tak Dibutuhkan PDIP Solo, Pendukungnya Pasang Badan

Gibran Rakabuming Raka tiba di Kantor DPP PDI-P, Menteng, Jakarta, Senin (10/2/2020). - Antara/Galih Pradipta
01 Juli 2020 17:27 WIB Kurniawan News Share :

Harianjogja.com, SOLO—Sejumlah pendukung Gibran Rakabuming Raka di Pilkada Solo 2020 pasang badan menanggapi tudingan putra Presiden Joko Widodo (Jokowi) itu tidak dibutuhkan DPC PDIP Solo dalam pilkada serentak 9 Desember 2020.

Tudingan itu dinilai tidak akan berpengaruh terhadap cara pandang warga dalam melihat figur calon pemimpinnya. Kader senior DPC PDIP Solo, Purwono, mengatakan PDIP butuh semua kadernya, termasuk Gibran, dalam kontestasi pemilihan umum (pemilu). Buktinya, menurut Purwono, PDIP menjaring dan menguji sejumlah bakal calon wali kota (cawali) dan bakal calon wakil wali kota (cawawali).

BACA JUGA: Rekomendasi Calon Wali Kota Solo Jatuh ke Gibran, Achmad Purnomo Kecewa

“Mekanisme dalam penjaringan ini PDIP membuka ruang, siapa pun boleh. Jadi PDIP butuh semuanya. Bukan tidak butuh Puguh, tidak butuh Gibran. PDIP butuh semuanya. Kalau ada yang menilai PDIP tidak butuh Gibran, salah itu,” kata dia kepada Jaringan Informasi Bisnis Indonesia melalui ponsel, Rabu (1/7/2020).

Pendapat senada disampaikan Ketua DPD Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Solo, Antonius Yogo Prabowo. “Sebagai pendukung Gibran saya yakin apa yang disampaikan [deklarator Relawan Garuda] tak berpengaruh di tengah masyarakat,” ujar dia.

BACA JUGA: Gibran Raih Dukungan 91% dalam Survei Pilkada Solo

Yoga, panggilan akrabnya, mengatakan selama berbulan-bulan terakhir Gibran telah bekerja keras membuktikan sebagai figur yang humanis dan peduli. Setiap hari pengusaha kuliner itu blusukan kampung untuk berdialog dengan masyarakat.

Kegiatan itu juga dilakukan di masa pandemi Covid-19 oleh Gibran. Dia memberikan bantuan sembako untuk warga terdampak Covid-19 dan alat pelindung diri (APD) seperti masker, hand sanitizer, cairan diinfektan dan baju hazmat.

“Dibantu para sukarelawannya Gibran terus berkeliing wilayah dalam misi kemanusiaan meringankan beban warga. Yang dibutuhkan masyarakat saat ini aksi nyata bukan sekedar retorika dan Gibran sudah menjalankannya,” tutur dia.

Penuturan senada disampaikan Koordinator Kaukus Muda PKS Solo, Didik Hermawan yang juga mendukung pencalonan Gibran Rakabuming sebagai cawali di Pilkada 2020. Dia menyatakan tak mau mencampuri urusan rumah tangga PDIP.

BACA JUGA: Maju Pilkada Solo, Ini Sederet Bisnis Milik Anak Jokowi

Tapi dia menilai Gibran adalah aset Kota Bengawan yang punya potensi besar untuk membawa Solo semakin baik ke depannya. “Dia sudah membuktikan sukses di bidang usaha kuliner di usia muda dan punya niat membangun Solo,” kata dia.

Didik menilai pernyataan Kusumo Putro merupakan hak dan pandangan pribadinya. Tapi dia menilai mestinya pernyataan terkait hasil survei elektabilitas yang disampaikan Kusumo ke publik mempunyai pijakan data (referensi) yang kuat.

Deklarator Relawan Gerakan Rakyat untuk Daerah Kota Surakarta (Garuda), B.R.M. Kusumo Putro saat jumpa dengan awak media di Rumah Makan KQ5 Solo, Selasa (30/6/2020) sore menyebut DPC PDIP Kota Solo tidak membutuhkan Gibran dalam pesta demokrasi lima tahunan 9 Desember 2020 nanti. Sebaliknya, justru Gibran yang dinilai sangat membutuhkan PDIP Solo untuk menjadi wali Kota Solo periode 2021-2024.

Relawan Garuda merupakan komunitas pendukung pasangan Achmad Purnomo-Teguh Prakosa (Puguh) di Pilkada Solo 2020. Sebelumnya komunitas ini pernah menggelar deklarasi pendukungan untuk Puguh di Taman Budaya Jawa Tengah (TBJT). Deklarasi saat itu dihadiri seribuan orang yang mengenakan berbagai atribut PDIP.

Sumber : JIBI/Solopos