Pulang dari Jakarta, Seorang Perantau Positif Covid-19 saat Tiba di Sukoharjo

Foto ilustrasi. - ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal
17 Juni 2020 04:17 WIB R Bony Eko Wicaksono News Share :

Harianjogja.com, SUKOHARJO -- Jumlah kasus positif virus corona atau Covid-19 di Sukoharjo bertambah satu orang lagi dari Kecamatan Weru, Selasa (16/6/2020).

Tambahan satu kasus itu merupakan seorang perantau yang baru tiba dari Jakarta. Satu pasien baru ini menambah jumlah kasus positif corona di Sukoharjo totalnya menjadi 78 orang. Perantau yang positif Covid-19 itu merupakan kasus pertama di Weru. Sebelumnya, wilayah Weru zero pasien positif corona.

Informasi yang dihimpun JIBI/Solopos, Selasa (16/6/2020), pasien positif corona terbaru itu seorang perempuan yang pulang kampung ke wilayah Weru, Sukoharjo.

"Pasien positif tambahan berusia 53 tahun. Dia mudik ke Weru naik bus dari Jakarta. Tiba di Weru pada Selasa dini hari," kata Juru Bicara Percepatan Penanganan Covid-19 Sukoharjo, Yunia Wahdiyati, Selasa malam.

Yunia menyebut pasien tambahan itu dinyatakan positif corona sejak masih di Jakarta. Setelah pembatasan sosial berskala besar (PSBB) dilonggarkan, pasien positif itu pulang ke kampung halaman.

Saat ini, gugus tugas tengah melakukan tracing atau melacak keluarga dan masyarakat yang pernah melakukan kontak dengan pasien positif corona asal Weru, Sukoharjo itu. "Gugus tugas masih melakukan penelusuran masyarakat yang pernah kontak erat dengan pasien positif corona," ujar dia.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Sukoharjo ini menyampaikan kini tinggal dua kecamatan di Sukoharjo yang belum terpapar Covid-19. Dua kecamatan itu yakni Gatak dan Tawangsari. Yunia berharap tak ada lagi penambahan pasien positif corona di Kabupaten Jamu di era kenormalan baru.

Sebelum pasien positif corona nomor 78 asal Weru itu, Sukoharjo juga mengumumkan tambahan dua kasus baru dari kalangan perantau yang baru pulang kampung, Senin (15/6/2020).

Keduanya yakni warga Kartasura yang bekerja sebagai petugas satpam di Jakarta dan seorang warga Bulu yang bekerja di Surabaya sebagai bakul jamu. Kedua pasien positif corona itu pulang ke Sukoharjo sudah dengan kondisi bergejala klinis seperti demam, batuk, dan sesak napas.

Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sukoharjo menyebut perantau asal Weru, yang baru pulang sudah dinyatakan positif corona sejak di Jakarta.

Sumber : JIBI/Solopos