Advertisement
Tragis, Montir di Solo Tewas karena Lehernya Tersayat Senar Layangan Saat Mencoba Sepeda Motor
Ilustrasi kematian - Pixabay
Advertisement
Harianjogja.com, SOLO—Seorang pemuda warga Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari, Solo, Jawa Tengah, meninggal dunia setelah lehernya terjerat senar layangan di Jl. Tangkuban Perahu, Mojosongo, Kecamatan Jebres, Kamis (11/6/2020). Jeratan senar layangan membuat leher korban berinisial YBS yang masih berusia 21 tahun itu terluka parah hingga urat lehernya putus.
Kasatlantas Polresta Solo, Kompol Afrian Satya Permadi, mengatakan korban mengendarai sepeda motor Ninja berpelat nomor AD 2393 QF. Korban yang merupakan montir bengkel di kawasan Mojosongo tengah mencoba sepeda motor itu. Saat korban melaju dari arah selatan ke utara, senar gelas layangan melintang.
Advertisement
"Senar itu mengenai leher korban hingga dia terjatuh ke badan jalan. Memang senarnya sangat tipis dan tidak terlihat," kata dia mewakili Kapolresta Solo Kombes Pol Andy Rifai.
Ia menambahkan korban langsung dievakuasi ke rumah sakit karena luka cukup parah. Namun, lantaran sayatan senar mengenai pembuluh darah, korban akhirnya meninggal dunia.
Ia mengimbau kepada masyarakat terutama yang bermain layangan di tanah lapang bukan di jalanan. Ia meminta agar tetap berhati-hati karena senar itu dapat membahayakan keselamatan diri sendiri maupun orang lain.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : JIBI/Solopos
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
PAD Pariwisata Kulonprogo 2025 Meleset, Study Tour Jadi Biang
Advertisement
Thailand Legalkan Pernikahan Sesama Jenis, Dorong Ekonomi Pelangi
Advertisement
Berita Populer
- Malam Tahun Baru di Prambanan Tanpa Kembang Api, Langit Penuh Doa
- Arab Saudi Pecahkan Rekor Eksekusi Mati 2025, 356 Orang
- Persijap Jepara Resmi Rekrut Borja Herrera dan Aly Ndom
- China Wajibkan Produsen Baterai Lapor Jejak Karbon Mulai 2026
- Resmi, BTS Comeback 20 Maret 2026 dengan Album Baru
- Aturan Baru, 102 Kepsek di Kulonprogo Turun Jabatan
- Pengguna iPhone 17 Pro Keluhkan Suara Desis Saat Isi Daya
Advertisement
Advertisement



