DPRD Jateng Soroti 19 Titik Pengeboran Geotermal, ESDM Diminta Temui Warga
DPRD Jateng menerima informasi 19 titik pengeboran geotermal dan meminta ESDM serta PLN menemui warga di sekitar Gunung Ungaran.
Kapal tenggelam - Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, KRETA—Tragedi perahu migran kembali terjadi di lepas pantai Pulau Kreta, Yunani. Sedikitnya lima migran dilaporkan tewas dan sekitar 25 lainnya hilang setelah perahu kayu yang mereka tumpangi terbalik pada Sabtu (21/2). Informasi tersebut disampaikan stasiun televisi nasional ERT.
Sebanyak 20 orang berhasil diselamatkan dari insiden tersebut. Para korban selamat mengungkapkan, sekitar 50 orang berada di dalam perahu saat kejadian berlangsung. Hingga kini, operasi pencarian masih digencarkan untuk menemukan penumpang yang dilaporkan hilang.
Laporan menyebutkan, angin kencang dan gelombang tinggi memicu situasi darurat di tengah laut sehingga para migran mengirimkan sinyal permintaan pertolongan. Menanggapi kondisi itu, pusat pencarian dan penyelamatan Yunani meminta kapal-kapal dagang yang melintas di sekitar lokasi untuk segera memberikan bantuan.
Salah satu kapal berbendera Panama mendekati titik kejadian. Namun, perahu kayu yang ditumpangi para migran miring dan akhirnya terbalik ketika penumpang berupaya berpindah ke kapal penyelamat.
Operasi pencarian melibatkan unsur penjaga pantai Yunani, kapal dagang, helikopter dan pesawat angkatan udara, serta satu fregat angkatan laut yang dikerahkan untuk menyisir area perairan terdampak di sekitar Pulau Kreta.
Seluruh korban selamat direncanakan akan dibawa ke Heraklion, kota utama di Kreta, guna mendapatkan penanganan medis dan bantuan lanjutan. Berdasarkan laporan awal, para penyintas mayoritas merupakan pemuda.
Dalam operasi terpisah di wilayah yang sama, sebuah pesawat patroli juga mendeteksi perahu lain yang membawa sekitar 40 migran. Otoritas Yunani langsung meluncurkan misi penyelamatan kedua guna mencegah insiden serupa kembali terjadi di perairan tersebut.
Yunani sendiri masih menjadi salah satu jalur transit utama bagi migran dari Timur Tengah, Asia, dan Afrika yang berupaya mencapai Eropa. Sebagian besar perjalanan ditempuh melalui jalur laut dari Turki menuju pulau-pulau Yunani di kawasan Laut Aegea dan Mediterania timur, termasuk perairan sekitar Kreta yang kerap menjadi titik rawan penyeberangan migran.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPRD Jateng menerima informasi 19 titik pengeboran geotermal dan meminta ESDM serta PLN menemui warga di sekitar Gunung Ungaran.
Klasemen Asian Games 2026 hingga Minggu malam, Indonesia berada di peringkat 14 dengan 2 emas, 5 perak, dan 17 perunggu.
Hamzah Batik Malioboro terbakar Senin dini hari. Sebanyak 12 mobil damkar, water cannon Polresta Jogja dan truk damkar TNI dikerahkan.
28 September 2026 diperingati sebagai Hari Kereta Api Nasional, Hari Pertambangan dan Energi, Hari Hak untuk Tahu, dan Hari Rabies Sedunia.
28 September 2026 diperingati sebagai Hari Kereta Api Nasional, Hari Pertambangan dan Energi, Hari Hak untuk Tahu, dan Hari Rabies Sedunia.
Prakiraan cuaca DIY Senin, 28 September 2026: suhu maksimum 33°C, udara kabur di Kota Jogja, Bantul, dan Kulonprogo. Cek rinciannya.