Rob Merendam Sejumlah Titik di Pantura

Warga menumpang becak agar terhindar dari air rob yang menggenangi Jalan Yos Sudarso di kawasan Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang, Jawa Tengah, Rabu (31/5). - Antara/Aditya Pradana Putra
07 Juni 2020 23:37 WIB Newswire News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA — Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana Raditya Jati mengatakan  sejumlah wilayah di Pulau Jawa terendam rob akibat pasang air laut.

"Rob hampir terjadi di sepanjang wilayah pantau utara Jawa dan beberapa titik wilayah di Banten. Rob juga terjadi di Jambi," kata Raditya melalui siaran pers, Minggu (7/6/2020).

Menurutnya, Pusat Pengendalian Operasi BNPB memantau fenomena rob di beberapa wilayah kabupaten/kota di Jawa Tengah pada Jumat (5/6/2020), meliputi Kota Tegal, Kota Semarang, Kabupaten Batang, Kabupaten Demak, Kabupaten Kebumen, Kabupaten Pemalang, Kabupaten Brebes, dan Kabupaten Kendal.

Ketinggian muka air beragam di beberapa wilayah. Di Kabupaten Kebumen, yang berada di pantai selatan Jawa, tinggi muka air akibat rob sekita 250 sentimeter hingga 600 sentimeter.

"BPBD Jawa Tengah dan BPBD kabupaten/kota telah memonitor dan memperingatkan warganya untuk bersiaga dan mewaspadai potensi bahaya," tuturnya.

Sementara itu, di wilayah DKI Jakarta, BNPB juga mengimbau agar warga bersiaga dan mewaspadai kemungkinan bahaya akibat rob.

Pusat Pengendalian Operasi BNPB memantau terjadi rob di wilayah Jakarta Barat, Jakarta Utara, dan Kepulauan Seribu.

"Berdasarkan pantauan melalui aplikasi wxTide, potensi pasang tertinggi di wilayah Jakarta terjadi pada Senin [8/6/2020] dan Selasa [9/6/202]," jelas Raditya.

Sumber : Antara