Sehari Kasus Covid-19 Bertambah Hampir 1.000, Ini Arahan Pemerintah untuk Masyarakat

Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto. - Ist/Youtube BNPB Indonesia
06 Juni 2020 21:47 WIB Newswire News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA- Pandemi Corona di Indonesia belum menunjukkan tanda membaik.

Pemerintah terus mengingatkan agar masyarakat tetap meningkatkan kedisiplinan dalam menerapkan protokol kesehatan di tengah pandemi Covid-19. Misalnya menjaga jarak antar satu dengan lainnya setidaknya 1,5-2 meter.

Diketahui, angka penambahan kasus positif corona pada hari ini nyaris 1.000, paling tinggi sepanjang penanganan yang dilakukan Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19. Dengan penambahan kasus sebanyak 993, total pasien positif corona hingga hari ini mencapai 30.514.

“Mari kita menjaga jarak setidak-tidaknya lebih dari 1,5 meter atau sekitar 2 meter. Ini menjadi penting,” kata Juru Bicara Pemerintah untuk Covid-19, Achmad Yurianto dalam konfrensi pers di Gedung BNPB Jakarta, Sabtu (6/6/2020).

Menurut Yuri menjaga jarak antar satu orang dengan lainnya menjadi penting lantaran berdasarkan data yang dimiliki Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, bahwa 80% yang membawa virus ini tidak mempunyai gejala sedikit pun.

“Data-data yang kita himpun hampir 80% yang membawa virus ini tidak mempunyai gejala apapun. Sehingga yang bersangkutan merasa sehat, merasa tidak membawa virus dan baik-baik saja. Ini menjadi resiko terbesar sumber penularan,” tegas Yuri.

Oleh karena itu, lanjut Yuri, menjaga jarak adalah menjadi sesuatu kebiasaan yang harus dibiasakan. Kemudian juga menggunakan masker saat keluar rumah guna menghindari resiko bila bertemu dengan orang yang tidak dikenal.

“Berikutnya adalah yang harus menjadi kebiasaan kita adalah mencuci tangan, mencuci tangan dengan menggunakan sabun dan air yang mengalir,” tandas Yuri.

Artikel ini telah terbit di Okezone.com berjudul "Penambahan Kasus Positif Corona Nyaris 1.000, Warga Diminta Tingkatkan Kedisiplinan"

Sumber : Okezone.com