Advertisement
Indonesia Terima Bantuan Luar Negeri Capai US$100 Juta untuk Penanganan Covid-19
Petugas laboratorium Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BBTKLPP) Yogyakarta tengah membongkar, memeriksa dan mendata sampel swab Covid-19 yang dikirim oleh berbagai rumah sakit di DIY-Jateng, Senin (13/4/2020), di laboratorium BBTKLPP di Jalan Imogiri Timur, Banguntapan, Bantul. - JIBI/Bhekti Suryani.
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA - Kementerian Luar Negeri mencatat, Indonesia telah menerima dana bantuan hampir US$100 juta per 26 Mei 2020 dari luar negeri untuk menangani Covid-19.
Plt Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Teuku Faizasyah mengatakan dari dana sebesar itu, sebanyak 30% atau sekitar US$30 juta sudah direalisasikan.
Advertisement
“Per tanggal 26 Mei 2020, terdapat 113 dukungan internasional, [yang terdiri dari] pemerintah 11, organisasi internasional 12, dan entitas non internasional 90. Dengan total nilai hampir sebesar US$100 juta, dan hampir US$30 juta sudah direalisasikan,” ujarnya saat press briefing, Rabu (27/5/2020).
Pada 20 Mei lalu, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi juga menyampaikan apresiasi atas bantuan Kanada yang memberikan bantuan hingga US$850.000 untuk menangani Covid-19 di Tanah Air. Bantuan ini disalurkan melalui Palang Merah Indonesia (PMI) dan UNICEF.
Bantuan dari negara sahabat juga terus berdatangan seperti Korea Selatan, Uni Emirat Arab, Singapura, Australia, Amerika Serikat, dan lainnya.
“Dalam sambungan telepon itu juga disampaikan soal usulan produksi bersama khususnya ventilator, antara PT INKA [Persero] dengan pihak Kanada," lanjutnya.
Sementara pada 11 Mei lalu, Indonesia juga telah mendapatkan suntikan US$2 juta dari dana respons Covid-19 PBB atau UN Covid-19 Response and Recovery Fund.
Hal itu seperti dilaporkan oleh United Nations Development Group. Bantuan tersebut disampaikan dalam kerangka program Protecting People: Supporting the Government of Indonesia and Key Stakeholders to Scale-Up Inclusive Social Protection Programmes in Response to Covid-19.
Adapun dalam konteks kontribusi Indonesia terhadap negara lain, masih dilakukan pembahasan. Namun, sudah ada rencana memberikan hibah kemanusiaan guna penanganan Covid-19 kepada negara sahabat.
“Tapi belum bisa kami sebutkan negaranya. Dari sisi pemerintahan, persiapan kita sedang lakukan agar bisa berkontribusi untuk membantu negara yang lebih membutuhkan.”
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Prabowo: Indonesia Aman Pangan di Tengah Krisis Global
- Longsor Sampah Bantargebang: 2 Korban Lagi Ditemukan Meninggal
- Pecah Kongsi, AS Kecewa Serangan Israel ke Depot BBM Iran
- KPK Panggil Mantan Menhub Budi Karya Sumadi Terkait Suap Jalur Kereta
- Iran Masukkan Aset Ekonomi AS dalam Daftar Target Serangan
Advertisement
Dishub Kulonprogo Ramp Check Bus Wisata Jelang Lebaran
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Jadwal Imsak Yogyakarta 9 Maret 2026 04.18, Magrib 17.58 WIB
- Mendagri Larang Kepala Daerah ke Luar Negeri Jelang Lebaran
- Longsor Sampah Bantargebang, Menteri LH Akan Panggil Pengelola
- Kawal Anggaran Pendidikan dan Danais, PDIP DIY Perkuat Soliditas Kader
- Hasil Derbi Milan: AC Milan Kalahkan Inter 1-0 di San Siro
- Serangan Udara Israel Hantam Hotel di Beirut, 4 Orang Tewas
- Mojtaba Khamenei Resmi Jadi Pemimpin Tertinggi Iran
Advertisement
Advertisement







