AS Kucurkan Bantuan Rp36 Miliar ke Indonesia untuk Penanganan Corona

Bendera Amerika Serikat - WallpaperCave
10 April 2020 16:57 WIB Newswire News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Upaya Indonesia melakukan penangana pandemi Corona mendapatkan perhatian dari Amerika Serikat. Negara tersebut turut menyalurkan bantuan senilai US$2,3 juta dolar atau sekitar Rp36 miliar kepada Indonesia untuk penanganan virus Corona atau covid-19.

Keterangan dari Kedubes AS di Jakarta, Jumat (10/4/2020), menyatakan bahwa dana sumbangan tersebut disiapkan melalui Badan Pembangunan Internasional Amerika Serikat (USAID). 

Kuasa Usaha Ad Interim Kedutaan Besar Amerika Serikat Heather Variava mengumumkan bahwa Pemerintah AS, melalui USAID akan memberikan bantuan darurat senilai US$2,3 juta dolar itu kepada Indonesia sebagai bagian dari upaya global Amerika Serikat untuk memerangi penyebaran Covid-19. 

Bantuan darurat itu akan mendukung upaya Kementerian Kesehatan, Kantor Staf Presiden (KSP), dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dalam memerangi virus Corona.

"Selama lebih dari 50 tahun, kami telah bermitra dengan Pemerintah Indonesia melalui USAID dan U.S. Centers for Disease Control and Prevention untuk permasalahan kesehatan mendesak, termasuk penyakit menular," kata Heather Variava dalam keterangan resmi, Jumat (10/4/2020).

Lebih lanjut, dia menyatakan saat pemerintah Indonesia bergabung dalam perang global untuk melawan pandemi Covid-19, AS berkomitmen untuk memberikan tambahan dana darurat yang akan mendukung upaya pencegahan, deteksi, dan respons yang dilakukan Pemerintah Indonesia.

Pemerintah AS, imbuhnya, memberikan dana bantuan itu dari Dana Cadangan Darurat USAID untuk Penyakit Menular melalui lembaga dan program multilateral yang dipimpin oleh mitra pelaksana USAID di masing-masing negara.

Bantuan untuk respons Covid-19 Indonesia tersebut akan segera digunakan untuk memperkuat kapasitas laboratorium, mempercepat pengujian, dan meningkatkan pelacakan Covid-19 di tingkat komunitas.

Bantuan juga akan menunjang komunikasi risiko untuk memberikan informasi yang dapat diandalkan dan bisa diverifikasi kepada publik agar semua orang mendapatkan informasi tentang cara melindungi diri sendiri dan orang lain.

"Indonesia siap bekerja sama dan berkolaborasi dengan negara-negara lain untuk mencegah penyebaran Covid-19, termasuk dengan Pemerintah AS yang mendukung kami menangani pandemi Covid-19," kata Acep Somantri, Kepala Biro Kerja Sama Luar Negeri Kementerian Kesehatan RI.

Sumber : Antara