Advertisement
Masjid Tak Muat Menampung Jemaah, Gereja Ini Tampung Umat Muslim untuk Salat
Warga melaksanakan salat ashar berjamaah dengan memberlakukan jarak sosial (social distancing), di Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, Aceh, Rabu (1/4/2020). - Antarafoto/Irwansyah Putra
Advertisement
Harianjogja.com, JERMAN - Lantaran masjid tidak bisa memfasilitasi seluruh jemaah karena ada aturan menjaga jarak di tengah pandemi Covid-19, sebuah gereja di Berlin, Jerman, menampung umat Muslim yang menunaikan ibadah salat.
Pemerintah Jerman mengizinkan semua rumah ibadah melaksanakan ritual keagamaan masing-masing mulai 4 Mei, namun para jemaah harus menjaga jarak minimal 1,5 meter.
Advertisement
Aturan itu membuat Masjid Dar Assalam di Distrik Neukölln, Kota Berlin, hanya bisa menampung sebagian jemaah.
Gereja Martha Lutheran di kawasan Kreuzberg kemudian menawarkan jemaah yang tidak tertampung masjid untuk menunaikan ibadah salat di gereja tersebut pada akhir Ramadan.
"Ini adalah pertanda yang baik dan memberikan kebahagiaan pada Ramadhan dan kegembiraan di tengah krisis ini," kata imam Masjid Dar Assalam kepada kantor berita Reuters.
"Pandemi ini menyatukan kami sebagai komunitas. Krisis menyatukan masyarakat," tambahnya.
Samer Hamdoun, seorang jemaah masjid, mengutarakan perasaannya saat salat di gereja.
"Perasaan saya agak janggal karena keberadaan instrumen musik, gambar-gambarnya. Namun, saat dipikirkan lagi, saya melupakan detil-detil kecilnya. Pada akhirnya ini adalah rumah Tuhan," kata Hamdoun.
Berita ini sudah tayang di Okezone dengan judul 'Masjid Tak Cukup, Gereja di Jerman Tampung Umat Muslim untuk Shalat di Akhir Ramadhan'.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Okezone
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- BPBD Magetan Kerahkan SAR, Pendaki Mongkrang Belum Ditemukan
- BMKG Wanti-wanti Hujan Lebat di Jateng hingga Akhir Januari 2026
- PLN Hadirkan Tambah Daya Listrik Instan untuk Hajatan dan Proyek
- KPK Duga Modus CSR Dipakai dalam Aliran Dana Wali Kota Madiun
- OTT Madiun Seret Kepala Daerah hingga Swasta, Ini Rinciannya
Advertisement
Advertisement
Diawali dari Langgur, Cerita Wisata Kepulauan Kei Dimulai
Advertisement
Berita Populer
- Immanuel Sebut Parpol dan Ormas dalam Kasus K3, KPK: Akan Dianalisis
- Bus DAMRI Jogja-Semarang PP Cek Jadwalnya
- Pemkot Jogja Tata Rumah di Sepadan Sungai, Kurangi Risiko Banjir
- Kecelakaan Motor di Pandak Bantul, Dua Pelajar Meninggal Dunia
- DPRD DIY Dorong Perluasan Beasiswa Danais ke Banyak Kampus
- Satu Keluarga di Pandeyan Bantul Diusir Warga, Polisi Bilang Begini
- REI DIY: Moratorium Lahan Sawah Jadi Tantangan Terbesar di 2026
Advertisement
Advertisement




