Masjid Tak Muat Menampung Jemaah, Gereja Ini Tampung Umat Muslim untuk Salat

Warga melaksanakan salat ashar berjamaah dengan memberlakukan jarak sosial (social distancing), di Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, Aceh, Rabu (1/4/2020). - Antarafoto/Irwansyah Putra
24 Mei 2020 17:07 WIB Newswire News Share :

Harianjogja.com, JERMAN - Lantaran masjid tidak bisa memfasilitasi seluruh jemaah karena ada aturan menjaga jarak di tengah pandemi Covid-19, sebuah gereja di Berlin, Jerman, menampung umat Muslim yang menunaikan ibadah salat. 

Pemerintah Jerman mengizinkan semua rumah ibadah melaksanakan ritual keagamaan masing-masing mulai 4 Mei, namun para jemaah harus menjaga jarak minimal 1,5 meter.

Aturan itu membuat Masjid Dar Assalam di Distrik Neukölln, Kota Berlin, hanya bisa menampung sebagian jemaah.

Gereja Martha Lutheran di kawasan Kreuzberg kemudian menawarkan jemaah yang tidak tertampung masjid untuk menunaikan ibadah salat di gereja tersebut pada akhir Ramadan.

"Ini adalah pertanda yang baik dan memberikan kebahagiaan pada Ramadhan dan kegembiraan di tengah krisis ini," kata imam Masjid Dar Assalam kepada kantor berita Reuters.

"Pandemi ini menyatukan kami sebagai komunitas. Krisis menyatukan masyarakat," tambahnya.

Samer Hamdoun, seorang jemaah masjid, mengutarakan perasaannya saat salat di gereja.

"Perasaan saya agak janggal karena keberadaan instrumen musik, gambar-gambarnya. Namun, saat dipikirkan lagi, saya melupakan detil-detil kecilnya. Pada akhirnya ini adalah rumah Tuhan," kata Hamdoun.

Berita ini sudah tayang di Okezone dengan judul 'Masjid Tak Cukup, Gereja di Jerman Tampung Umat Muslim untuk Shalat di Akhir Ramadhan'. 

Sumber : Okezone