Advertisement
7 Santapan Populer Saat Lebaran
Pedagang menata ketupat yang terbuat dari daun kelapa atau janur di Kota Meulaboh, Aceh Barat, Aceh, Minggu (2/6/2019). - Antara/Syifa Yulinnas
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA - Lebaran tahun ini akan terasa sangat berbeda dengan adanya pandemi virus Corona. Banyak orang yang tak bisa pulang kampung untuk berkumpul bersama keluarga. Pemerintah pun mengimbau agar tetap berada di rumah pada hari raya.
Kendati demikian, suasana Lebaran masih bisa tercipta walau di rumah saja. Misalnya dengan menyajikan makanan khas hari raya seperti berikut ini:
Advertisement
1. Ketupat
Ketupat adalah hidangan berbahan dasar beras yang dibungkus dengan pembungkus terbuat dari anyaman daun kelapa muda (janur), atau kadang-kadang dari daun palma yang lain.
2. Opor
Opor ayam merupakan makanan sejenis kari ayam yang kerap tersedia saat lebaran. Opor ayam terbuat dari ayam rebus yang diberi bumbu kental dari santan, ditambah berbagai bumbu seperti serai, kencur, dan rempah lainnya. Biasanya opor menjadi pendamping ketupat saat lebaran.
3. Rendang
Rendang atau randang adalah masakan daging yang berasal dari Minangkabau. Masakan ini dihasilkan dari proses memasak suhu rendah dalam waktu lama menggunakan aneka rempah-rempah dan santan. Proses memasaknya memakan waktu berjam-jam hingga yang tinggal hanyalah potongan daging berwarna hitam pekat. Saat hari raya, banyak para ibu yang menyajikan rendang untuk mrndampingi opor dan ketupat.
4. Sambal goreng ati
Makanan dengan bahan hati ampela ayam dengan bumbu sambal dan terkadang ditambah petai ini menjadi sajian pelangkap saat lebaran.
5. Gulai nangka
Kuliner khas Lebaran yang satu ini juga cukup populer saat lebaran. Makanan berdasar nangka muda ini juga sangat dicari saat lebaran. Sangat sedap disantap menggunakan rendang.
6. Sayur labu siam
Sayur dengan bahan utama labu siam ini biasanya menjadi partner bagi ketupat. Untuk memasaknya cukup mudah dan rasanya diterima di lidah masyarakat Indonesia dimanapun berada.
7. Lemang
Makanan yang biasanya menggantikan posisi ketupat ini menjadi favorit bagi masyarakat Sumatera. Namun belakangan, penikmat lemang tak hanya warga minang saja. Berbahan dasar beras ketan yang dimasukkan ke dalam bambu dan ditambahkan santan juga garam ini menjanjikan rasa yang gurih, dan nikmat bila disantap dengan rendang daging dan serundeng kelapa.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- BPBD Bantul Pastikan Tak Ada Pengungsi Dampak Cuaca Ekstrem
- Cucu Soeharto, Darma Mangkuluhur Resmi Menikah
- DAS Garoga di Sumatera Utara Penuh Kayu Pascabanjir hingga 1.300 Meter
- Trump Pertimbangkan Serangan ke Iran di Tengah Aksi Protes
- Trump Diduga Siapkan Rencana Invasi ke Greenland, Denmark Geram
Advertisement
Sudah 10 Hari Nelayan Kulonprogo Tak Melaut, Ini Penyebabnya
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Program Strategis Nasional di Bantul Mulai Beroperasi
- Upah 40 Hari, Pemuda Nepal Berebut Jadi Polisi Pemilu
- Ikuti Jejak Indonesia, Malaysia Blokir Grok
- Hadapi Rusia, Inggris Siapkan Rudal Nightfall untuk Ukraina
- DKP Bantul Targetkan Produksi Ikan Naik 25 Persen Tahun Ini
- Proyek Prioritas Nasional di DIY Terus Dikebut Pemda
- KDMP Tamanmartani Raih Pinjaman LPDB Rp750 Juta
Advertisement
Advertisement




