Update Covid-19: Jumlah Kasus Global Capai 5 Juta, Sebulan Naik 2 Kali Lipat

Tes corona oleh Lembaga Eijkman - dokumentasi lembaga Eijkman
21 Mei 2020 16:17 WIB Hafiyyan News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA--Jumlah kasus sudah menembus 5 juta jiwa, sedangkan angka kematian akibat virus corona (Covid-19) mencapai 329.761 orang di seluruh dunia. 

Dikutip dari www.worldometers.info, jumlah kasus Covid-19 di seluruh dunia mencapai total 5.090.977 hingga Kamis (21/5/2020) waktu 7.11 GMT atau 14.11 WIB. Jumlah kematian mencapai 329.761 orang, dan pasien sembuh 2.026.147 orang. Artinya, jumlah pasien sembuh hampir 6 kali lipat lebih banyak dari korban meninggal.

Kasus virus corona global mencapai 5 juta, dua kali lipat dalam sebulan terakhir. Menurut data Bloomberg, corona merupakan sebagai pandemi terburuk dalam satu abad yang meningkat di wilayah AS, Rusia dan Brasil.

"Ini adalah tonggak terbaru untuk pandemi terburuk dalam satu abad yang telah menjungkirbalikkan setiap aspek kehidupan modern dan menekan ekonomi global," papar laporan Bloomberg.

Jumlah infeksi di seluruh dunia telah dua kali lipat selama sebulan terakhir. AS menyumbang hampir sepertiga dari kasus, 5 kali jumlah kasus di Rusia, negara nomor dua dalam daftar. Brasil, salah satu hot spot terbaru, memiliki jumlah kasus terbesar ketiga di dunia.

Pakar kesehatan percaya bahwa jumlah sebenarnya angka kasus lebih tinggi dari angka resmi, karena Covid-19 terbukti sulit dideteksi dan dilacak. Korban tewas resmi adalah lebih dari 329.000, dengan kematian AS melebihi 93.000.

Presiden Donald Trump meningkatkan retorikanya melawan Tiongkok, menunjukkan bahwa pemimpin Xi Jinping berada di belakang serangan disinformasi dan propaganda terhadap Amerika Serikat dan Eropa.

Regulator Uni Eropa meminta penumpang untuk mengenakan masker wajah, mengamati jarak fisik, dan sering mencuci tangan dalam pedoman baru untuk perjalanan udara saat Covid-19.

Brasil melaporkan 19.951 kasus baru yang dikonfirmasi selama 24 jam terakhir, rekor baru. Negara ini memiliki 291.579 infeksi, hanya tertinggal Amerika Serikat dan Rusia.

Sebelumnya Rabu, kementerian kesehatan Brasil melonggarkan protokol untuk penggunaan obat anti-malaria chloroquine untuk melawan virus. Para ahli melihat belum ada keberhasilan dalam uji klinis dalam penggunaan obat anti-malaria tersebut.

Tabel Progres Covid-19 di 10 Negara dengan Korban Terbesar

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia