FIFA Didesak Putus dengan Coca-Cola, Isu Kesehatan Menguat
Koalisi global mendesak FIFA mengakhiri kerja sama dengan Coca-Cola sebelum 2030 karena dampak kesehatan dan lingkungan.
Foto ilustrasi: Petugas medis mengambil sampel darah pengguna kendaraan saat tes diagnostik cepat (rapid test) COVID-19 dengan sistem \"drive thru\" di Waru, Sidoarjo, Jawa Timur, Senin (11/5/2020). /ANTARA FOTO-Umarul Faruq\n
Harianjogja.com, WASHINGTON--Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat mengumumkan total 1.384.930 kasus virus corona, pada Jumat (15/5/2020). Dengan demikian mengalami peningkatan 20.869 kasus dari jumlah sebelumnya.
Pihaknya juga mengatakan terdapat 1.701 kematian baru sehingga keseluruhan jumlahnya menjadi 83.947 kematian.
CDC melaporkan penghitungan kasus penyakit pernapasan, yang dikenal sebagai Covid-19 dan disebabkan oleh virus corona jenis baru, pada 13 Mei pukul 16.00 ET , dibandingkan jumlah sehari sebelumnya.
Angka CDC belum tentu mewakili jumlah kasus yang dilaporkan oleh masing-masing negara bagian.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Koalisi global mendesak FIFA mengakhiri kerja sama dengan Coca-Cola sebelum 2030 karena dampak kesehatan dan lingkungan.
Event bersponsor rokok kembali digelar di Kulonprogo setelah 12 tahun. Pesta rakyat di Alun-alun Wates libatkan UMKM, wisata, dan hiburan.
BGN menargetkan efisiensi anggaran Makan Bergizi Gratis 2026. Dapur MBG yang tidak memenuhi SOP akan ditutup sementara.
KPK mengungkap kode "malaikat" dan grup band dalam dugaan pembagian uang hasil pemerasan pengurusan KITAP dan KITAS di Imigrasi.
Sekda DIY menyebut surplus APBD 2025 berasal dari efisiensi dan hasil lelang, bukan karena program tidak terlaksana.
Juara TKA Bantul Yusuf Elbaradei membuktikan prestasi bisa diraih lewat fokus belajar dan dukungan ayah tunggal yang setia mendampingi.