Sebulan, Belanja Online dari Pasar Tradisional Capai Rp167 juta

Ilustrasi belanja online - Bisnis.com
09 Mei 2020 06:07 WIB Hafit Yudi Suprobo News Share :

Harianjogja.com, SLEMAN - Untuk mendukung masyarakat tetap aman dan nyaman di rumah, Pemkab Sleman menjalin kerjasama dengan PT Grab Indonesia, Jumat (8/5/2020). Kerjasama ini terkait dengan layanan berbelanja secara online di 20 pasar tradisional di Sleman.

Penandatanganan kerjasama Pemerintah Kabupaten Sleman dan Grab dilakukan oleh Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sleman, Mae Rusmi dan City Manager Grab Jogja, Habdillah Anuraga yang disaksikan langsung oleh Bupati Sleman, Sri Purnomo di Pendopo Pasarasamya.

Kepala Disperindag Sleman, Mae Rusmi mengatakan kerjasama tersebut merupakan salah satu upaya untuk membantu para pedagang pasar agar tetap memasarkan dagangannya.

"Adanya pandemi Covid 19 saat ini, memberikan dampak cukup besar di masyarakat. Salah satunya ekonomi masyarakat. Maka dari itu kami melakukan langkah antisipasi dengan memberikan solusi bagi pedagang di pasar tradisional dengan tetap mengikuti himbauan pemerintah terkait Covid 19," katanya.

Dengan kerjasama tersebut, kata Mae, masyarakat dapat memenuhi kebutuhan pokoknya dengan tetap berada di rumah. Masyarakat bisa memanfaatkan aplikasi belanja online bersama Grab. Sampai saat ini, katanya, penjualan online sejak sebulan terakhir menghasilkan transaksi antara Rp520.000 sampai Rp4 juta per-kelompok pedagang.

"Untuk jumlah transaksi di 20 Pasar tradisional sleman yang telah dilaporkan sebanyak Rp169 juta. Ini angka yang luar biasa sejak belanja online kami gulirkan sebulan terakhir," katanya.

Bupati Sleman Sri Purnomo mengapresiasi kerjasama tersebut. Baginya, kerjasama tersebut bertujuan untuk mendongkrak perekonomian masyarakat di tengah pandemi Covid 19. Kerjasama tersebut juga dinilai dapat saling menguntungkan baik bagi pedagang di pasar tradisional maupun para mitra Grab yang mengantarkan setiap orderan ke konsumen.

"Ini [kerjasama dengan Grab] satu langkah yang bagus dan baik, dimana dapat sama-sama menguntungkan. Konsumen yang diam di rumah [stay at home] masih bisa belanja dengan melakukan transaksi online," tuturnya.

Jika sebelum bekerjasama dengan Grab transaksi belanja online mampu membubuhkan transaksi Rp167 juta di 20 pasar tradisional, Sri berharap kerjasama tersebut mampu menambah jumlah transaksi. "Masyarakat bisa lebih banyak mengakses belanja secara online ini, tidak perlu ke pasar. Saya sudah mencoba tadi belanja biar online di pasar kemudian diantar ke sini," katanya.