Protes Lockdown, Perancang Gaun Pengantin Bakar Semua Koleksinya

Ilustrasi gaun pengantin - JIBI/Bisnis.com
06 Mei 2020 17:27 WIB Krizia Putri Kinanti News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA -- Seorang perancang gaun pengantin di Italia membakar seluruh koleksi 2020-2021 untuk memprotes lockdown di negara itu.

''Saya membuat kreasi saya, buah dari bakat dan kesenian saya, untuk mengirim pesan yang kuat. Karena, bahkan jika saya tidak melakukannya, keputusan ekonomi dan politik yang dipaksakan selama krisis virus corona ini juga akan ‘membakar’ gaun-gaun itu," tutur Pietro Demita, pemilik Diamond Couture di Lecce, Italia dikutip dari Insider.com, Rabu (6/5/2020).

Italia telah lockdown selama hampir dua bulan untuk membantu mencegah penyebaran virus corona. Saat ini, lebih dari 211.000 orang dinyatakan positif Covid-19, dan 29.079 orang telah meninggal.

Italia, dengan waktu lockdown terpanjang di Eropa, berencana untuk membuka kembali dalam beberapa minggu atau beberapa bulan mendatang. Langkah-langkah lockdown telah dilonggarkan pada hari Senin, dan Perdana Menteri Giuseppe Conte mengatakan warga dapat mengunjungi keluarga dan teman dekat mereka.

Sekitar 4 juta orang diperkirakan akan kembali bekerja pekan ini, dan layanan transportasi umum dipulihkan di seluruh negeri. Beberapa bisnis dibuka kembali.

Pernikahan dan pertemuan besar lainnya, masih belum diketahui kapan dapat diadakan lagi. Demita mengatakan bahwa banyak bisnis yang berhubungan dengan pernikahan berisiko gagal karena efek ekonomi dari coronavirus dan mengatakan sektor ini butuh bantuan.

Dia mengatakan membakar pakaiannya karena keputusan ekonomi dan politik pemerintah "membakar masa depan kita dan impian kita."

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia