Penerbangan Khusus Dibuka, Kedubes AS Minta Warganya Tinggalkan Indonesia

Seorang pria mengenakan masker di Times Square, New York./Bloomberg-John Nacion/STAR MAX - IPx via AP Photo
04 Mei 2020 21:47 WIB Nindya Aldila News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Kedutaan Besar Amerika Serikat meminta warganya yang masih berada di Indonesia segera mengatur perjalanan kembali ke AS seiring dibukanya penerbangan domestik dengan tujuan transit keluar Jakarta.

“Pada 4 Mei, perubahan kebijakan memungkinkan sejumlah penerbangan domestik beroperasi. Kebijakan terbaru memungkinkan warga negara AS dan WNA lainnya untuk naik penerbangan domestik semata dengan tujuan transit ke koneksi penerbangan internasional keluar dari Jakarta,” seperti dikutip dari laman resminya, Senin (4/5/2020).

Bagi WNA yang hendak melakukan penerbangan transit domestik harus membawa Sertifikat Kesehatan yang dikeluarkan dalam tujuh hari terakhir yang menyatakan bahwa mereka bebas Covid-19 dan surat dukungan perjalanan. Persyaratan lainnya berlaku berbeda pada setiap maskapai.

Pengumuman ini termasuk pembatasan signifikan pada jalan domestik, kereta api, dan transportasi laut. Namun, penerbangan internasional masih diperbolehkan beroperasi berdasarkan kebijakan ini. Para pelancong dengan rencana perjalanan yang ada harus mengkonfirmasi kembali detail keberangkatan mereka dengan maskapai.

Seperti diberitakan sebelumnya, Peraturan Sosial Berskala Besar (PSBB) dan aturan zona merah telah memaksa peberbangan baik carter dan komersial baik masuk maupun keluar Indonesia ditangguhkan.

Kebijakan ini lantas mengeliminasi hampir seluruh penerbangan di sejumlah bandara termasuk jakarta dan Bali. "Kami memahami bahwa rute internasional ke Amerika Serikat melalui Tokyo, Seoul, Doha, dan Amsterdam tetap beroperasi saat ini."

Kendati rute internasional ke AS melalui Tokyo, Seoul, Doha, dan Amsterdam masih beroperasi saat ini, berkurangnya penerbangan domestik dikhawatirkan akan mengurangi permintaan penerbangan internasional. Dengan kondisi tersebut, peluang kembali ke AS dikhawatirkan juga ikut menipis.

“Pemerintah AS tidak mengantisipasi penerbangan repatriasi dari Indonesia. Di bawah kebijakan kesehatan global level 4 [Global Level 4 Health Advisory], kami sangat menyarankan warga AS segera merencanakan perjalanan kembali ke AS selagi masih ada kesempatan,” tulisnya.

Warga AS harus mempertimbangkan agar segera memesan penerbangan ke titik masuk utama AS dan kemudian mengatur perjalanan domestik selanjutnya pada saat kedatangan.

Pada 25 April 2020, Kedubes AS telah memerintahkan keluarga karyawan kedutaan di Jakarta, Misi AS-Asean, Konsulat Jenderal Surabaya, Konsulat Medan yang berumur di bawah 21 tahun agar segera kembali ke AS seiring dengan merebaknya Covid-19 di Indonesia.

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia