Advertisement
Nekat Mudik, Penumpang Rela Ngumpet di Toilet Bus
Petugas Dishub gabungan dengan sejumlah instansi melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan pribadi berpelat nomor luar DIY dan bus AKAP yang masuk ke wilayah DIY di Lumbungrejo Tempel Sleman, Sabtu (11/4/2020), dalam rangka mengantisipasi penyebaran Covid-19. - Harian Jogja/Hafit Yudi Suprobo
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA - Pemerintah sudah mengeluarkan larangan mudik. Kendati demikian, para pengemudi angkutan umum ada yang nekat untuk tetap mengangkut penumpang.
Di Jakarta, ada sopir bus yang kepergok polisi menyembunyikan pemudik. Ia awalnya mengelabui petugas dengan mengaku tidak membawa penumpang.
Advertisement
"Kronologinya pada saat diberhentikan, sopir atas nama Parjo itu mengaku tidak membawa penumpang," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Yusri Yunus, dalam keterangannya, Kamis (30/4/2020).
Kemudian petugas Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya yang mengawal Pos Pengamanan Kedung Waringin melakukan inspeksi rutin dengan memeriksa bus tersebut.
Petugas kemudian memergoki ada enam orang yang bersembunyi di dalam bus tersebut. Para penumpang itu merebahkan kursinya dan mematikan lampu kabin bus dengan harapan tidak terlihat petugas, salah satunya bahkan bersembunyi di toilet bus.
Petugas kemudian memeriksa dan melakukan pendataan kepada para penumpang bus dan diketahui semuanya berasal dari luar Jakarta berdasarkan kartu identitasnya. Para pemudik itu berasal dari Klaten, Jepara, Rembang, Ugaran dan Sragen.
Bus dari PO Syifa Putra itu berangkat dari Jakarta menuju Semarang, Jawa Tengah. "Personel Lantas Polda Metro Jaya mengamankan satu unit Bus Syifa Putra dengan nomor polisi H 7018 OE tujuan Semarang, Jawa Tengah," kata Yusri.
Dikonfirmasi terpisah, Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo mengatakan, temuan itu berawal saat anggotanya melakukan pemeriksaan rutin.
Saat anggota mengecek bagian dalam bus, didapati ada penumpang yang ditengarai sebagai pemudik.
Polisi kemudian memberikan imbauan kepada sopir bus maupun para penumpangnya. Selanjutnya, polisi mengarahkan bus itu untuk berputar arah dan kembali ke Jakarta.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Pustral UGM Dorong Jeron Beteng Jadi Zona Rendah Emisi Jogja
Advertisement
Wisata ke Meksiko Dilarang Bawa Vape, Turis Terancam Penjara 8 Tahun
Advertisement
Berita Populer
- Pemerintah Dorong Reformasi Royalti Digital, Menkum Soroti Peran LMKN
- Imbang di Maguwoharjo, PSS Sleman Gagal Rebut Puncak Klasemen
- Satu Abad NU, Diperingati dengan Peluncuran Buku Sejarah Tokoh
- 3.248 Huntara Rampung, Satgas Pacu Rehabilitasi Aceh Jelang Ramadhan
- Akuatik DIY 2025-2030 Resmi Dilantik, Bidik Prestasi Berkelanjutan
- Lonjakan WNI di Kamboja, KBRI Phnom Penh Percepat Pemulangan
- Bulog DIY Bidik Serap 100.000 Ton Gabah Saat Panen Raya 2026
Advertisement
Advertisement




