Kematian Corona di Prancis Lampaui 15.000 Pasien

Petugas medis dengan alat pelindung diri beristirahat selama pemindahan pasien yang terinfeksi virus corona (COVID-19) dari Strasbourg di Prancis, Senin (30/3/2020), menuju Jerman dan Swiss./Antara - Reuters
15 April 2020 06:47 WIB John Andhi Oktaveri News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Kasus virus corona di sleuruh dunia masih terus meningkat. Prancis secara resmi mencatat lebih dari 15.000 kematian akibat infeksi Virus Corona atau Covid-19 hingga kemarin sekaligus menjadi negara keempat yang melampaui ambang batas itu setelah Italia, Spanyol dan Amerika Serikat.

Angka kematian tersebut sedikit meningkat setelah beberapa hari sebelumnya menunjukkan angka yang stabil seperti dikutip ChannelNewsAsia.com, Rabu (15/4/2020).

Akan tetapi jumlah orang yang masuk ke unit perawatan intensif turun menjadi 6.730 dari 6.821 selama 24 jam. Jumlah total itu menurun selama enam hari berturut-turut.

Kondisi itu menunjukkan penguncian nasional yang diperpanjang hingga 11 Mei pada Senin telah memiliki efek positif dalam menahan laju wabah mematikan itu.

Sementara itu, India dilaporkan memperpanjang penguncian (locckdown) nasional untuk mengatasi wabah Covid-19 hingga 3 Mei mendatang seperti dikutip Aljazeera.com.

PM Narendra Modi mengumumkan perpanjangan tersebut setelah negara Asia Selatan itu melaporkan lebih dari 10.000 kasus dan hampir 340 kematian.
Penguncian tiga minggu di negara berpenduduk 1,3 miliar orang itu dimulai pada tengah malam 25 Maret dan dijadwalkan berakhir tadi malam.

Sumber : Bisnis.com