Ombudsman Siapkan Sidak untuk Telusuri Gangguan Distribusi BBM
Ombudsman RI menyiapkan sidak di sejumlah daerah untuk menelusuri gangguan distribusi BBM, termasuk keterlambatan kapal tanker pemasok.
Puluhan buruh migran diamankan karena nekat pulang melalui pelabuhan tikus di Bintan, Kepulauan Riau./Antara
Harianjogja.com, TANJUNGPINANG – Sebanyak 53 buruh migran dari Malaysia pulang ke Indonesia lewat pelabuhan tikus di Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau, pada Kamis (9/4/2020) sore.
Berdasarkan data yang diperoleh dari Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM), mereka terdiri atas 46 laki-laki dan tujuh perempuan. Mereka berasal dari berbagai daerah, seperti Nusa Tenggara Barat, Jambi, Sumatra Utara, Jawa Timur, Sumatra Barat, Jawa Tengah, Banten, Aceh, dan DIY.
Kasat Reskrim Polres Bintan AKP Hasanudin membenarkan tim gabungan meliputi TNI, Polri, lurah, RT/RW, serta warga setempat telah mengamankan para TKI tersebut.
"Iya, mereka diamankan sekitar pukul 16.00 WIB," ujar Kasat Reskrim.
Mereka diamankan di Kantor Camat Bintan Utara, Tanjungubanm sambil menunggu proses selanjutnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Ombudsman RI menyiapkan sidak di sejumlah daerah untuk menelusuri gangguan distribusi BBM, termasuk keterlambatan kapal tanker pemasok.
Peringatan Pertempuran 5 Hari Semarang di Tugu Muda dimeriahkan fragmentasi teater, lagu perjuangan, pembacaan sejarah, dan kembang api.
Perpres Nomor 27 Tahun 2026 mengatur biaya aplikasi ojol maksimal 8%, perjanjian kemitraan, jaminan sosial, dan layanan pengaduan.
Bedah buku DPAD DIY dan DPRD DIY di Sleman mengulas pentingnya tidur cukup, gizi seimbang, aktivitas fisik, dan kebebasan bereksplorasi untuk mendukung kecerdas
DJP mencatat 5,5 juta transaksi digital senilai Rp10 triliun melalui SPP-TDLN. Sebanyak 30 bank dan fintech ditargetkan bergabung sebelum November 2026.
Dandim 0706/Temanggung Letkol Inf Richie Fadly menegaskan rekrutmen TNI AD gratis dan memperingatkan oknum calo yang menjanjikan kelulusan berbayar.