KRI Gajah Mada Disiapkan Jadi Kapal VVIP HUT ke-81 TNI
KRI Gajah Mada dijadwalkan tampil perdana pada HUT ke-81 TNI Oktober 2026 sebagai unsur sailing pass dan kapal VVIP.
Tangkapan layar Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 membuat peta interaktif yang menampilkan data persebaran virus corona secara nasional di Indonesia. JIBI - Bisnis/Nancy Junita
Harianjogja.com, JAKARTA - Majelis Ulama Indonesia (MUI) melalui Sekretaris Jenderal MUI Anwar Abbas mengimbau masyarakat mematuhi anjuran pemerintah agar tak melakukan mudik saat menyambut Hari Raya Idul Fitri 1441 Hijriah mendatang.
"Masalah mudik lebaran tahun ini hendaknya benar-benar dipikirkan matang-matang dan benar-benar memperhatikan saran dan ketentuan dari pemerintah," kata Anwar kepada Okezone, Sabtu (28/3/2020).
Anjuran pemerintah itu menurutnya harus benar-benar diperhatikan mengingat serangan Covid-19 sudah semakin mengganas, yakni sudah menyebar ke 28 provinsi di Indonesia.
Ia menyebut, bila umat muslim di Tanah Air bersikukuh untuk pulang kampung, ditakutkan nanti malah membawa Corona ke sanak saudaranya yang belum terinfeksi virus corona.
"Jangan sampai gara-gara tidak memperhatikan ketentuan yang ada akhirnya kita tertimpa oleh penyakit yang tidak kita inginkan. Atau gara-gara kita orang lain tertular penyakit yang tidak mereka inginkan," ujarnya.
Selain itu, lanjut dia, berdasarkan hadis Nabi Muhammad Saw yang diriwayatkan Bukhari dikatakan bahwa jika seseorang mendengar ada wabah di suatu wilayah atau negeri maka janganlah memasukinya.
"Tapi jika terjadi wabah di tempat kamu berada maka janganlah kamu keluar dan meninggalkan tempat kamu tersebut. Ini artinya kita menurut ajaran agama tidak boleh mencelakakan diri kita sendiri dan mencelakakan orang lain," ucapnya.
Sebagaimana diketahui, Pemerintah Indonesia melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 meminta agar masyarakat tidak kembali ke kampung halaman atau menunda mudik sementara. Hal itu untuk menghindari meningkatnya penularan dan penyebaran Covid-19 yang disebabkan virus corona baru itu.
"Tidak perlu meninggalkan rumah, tidak perlu berpergian yang jauh, tidak perlu kemudian berpergian bersama keluarga menuju ke tempat lain yang jauh. Risiko akan sangat besar terkait hal itu," kata , Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto dalam konferensi pers Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di Graha BNPB, Jakarta, kemarin.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone
KRI Gajah Mada dijadwalkan tampil perdana pada HUT ke-81 TNI Oktober 2026 sebagai unsur sailing pass dan kapal VVIP.
Polres Metro Jakarta Barat mengungkap alasan Revaldo kembali mengonsumsi narkoba setelah tiga kali tersandung kasus serupa.
BNPB melakukan survei udara untuk memetakan dampak gempa NTT magnitudo 7,7 dan menemukan landaan tsunami di dua titik.
PBNU menetapkan 557 pemilik hak suara dalam DPT Muktamar Ke-35 NU. Sebanyak 590 peserta diverifikasi untuk mengikuti muktamar di Jombang.
BI menyebut Kartu Kredit Indonesia atau KKI menjadi alternatif pembayaran digital dengan fasilitas penundaan pembayaran sesuai jatuh tempo.
PSEL Bekasi resmi dibangun dengan investasi Rp3 triliun. Proyek ini ditargetkan mengolah 500.000 ton sampah per tahun dan menghasilkan energi hijau.