Prediksi Indonesia vs Vietnam: Ini Kewaspadaan Pelatih Kim Sang-sik
Pelatih Vietnam Kim Sang-sik mewaspadai kekuatan kolektif Timnas Indonesia jelang laga Grup A Piala AFF 2026 di Stadion Pakansari.
Wakil Presiden, Ma'ruf Amin./Antara-Wahyu Putro A
Harianjogja.com, JAKARTA- Pandemi virus corona Covid-19 di Tanah Air semakin meluas. Korban terus berjatuhan sehingga membuat Indonesia dilanda situasi darurat. Hal ini tak luput menjadi perhatian Politikus Partai Demokrat Jansen Sitindaon.
Mengenai kondisi tersebut, Jansen menyoroti sikap pemimpin negara Indonesia yang berbanding terbalik dengan Amerika Serikat, di mana di negara tersebut peran presiden dan wakil presiden seimbang.
Kritik Jansen itu disampaikan melalui cuitan di akun Twitter pribadinya. Ia menyertakan bidikan layar anggota satuan tugas penanggulangan virus corona di AS.
"Di Amerika, Wapres @Mike_Pence jadi Chair of Coronavirus Task Force. Nyata di situasi darurat ini peran dan tugasnya," cuit Jansen, seperti dikutip, Jumat (27/3/2020).
Ia lantas membandingkan kontribusi Wapres AS Mike Pence dengan Maruf Amin. Jansen menilai, peran Maruf belum hingga kekinian belum terlihat penanggulangan virus corona. Bahkan Presiden Joko Widodo terlihat bekerja sendiri dalam situasi ini.
"Kita di sini saya belum melihat @Kiyai_MarufAmin memegang ugas spesifik dalam penanganan corona ini. Terlihat Presiden kerja sendiri seakan-akan kita tak punya Wapres," kata Jansen.
Tak ayal, kritik Jansen tersebut menuai perhatian warganet. Tak sedikit dari mereka yang memberikan dukungan.
"Kiyai dikhususkan kerja yang ringan-ringan aja bang contoh bikin sertifikat-sertifikat gitu," kata @Indahsuari31.
Namun, adapula yang memberikan bantahan atas penilaian Jansen.
"Ikuti akun resminya, ente pikir cuma rebahan. Coba Anda ambil alih aja dah," balas @PanduDe64379448.
Wapres Maruf Amin Minta Pemda Jemput Bola Ambil Rapid Test Virus Corona
Wakil Presiden Maruf Amin mengatakan 150 ribu kit alat uji cepat atau rapid test virus corona (Covid-19) yang dimiliki pemerintah didistribusikan ke sejumah provinsi untuk kemudian diserahkan ke masing-masing kabupaten/kota. Namun daripada menunggu, alangkah baiknya menurut ia kabupaten/kota bisa menjemput bola ke tingkat provinsi agar segera bisa digunakan.
Maruf Amin menjelaskan bahwa proaktif yang dilakukan pihak kabupaten/kota bisa memangkas waktu pengiriman rapid test. Karena ia menilai bisa saja ada kabupaten/kota yang jaraknya jauh ke provinsi.
"Supaya distribusinya tidak terlambat, oleh karena itu perlu menunggu, kalau perlu mendatangi kemudian membawa sendiri supaya distiribusinya lebih cepat sampai sasaran," kata Ma\'ruf melalui sambungan video, Kamis (26/3/2020).
Kemudian kata Maruf Amin, cara melaksanakan rapid test pun bisa dilakukan secara beragam semisal petugas kesehatan mendatangi rumah-rumah masyarakat atau mengumpulkannya di suatu tempat dengan jumlah orang yang sangat terbatas.
Menurut dia, penting untuk diperhatikan penyelenggaraan rapid test tersebut juga harus menggunakan metode physical distancing sehingga tidak ada penyebaran Covid-19 yang meluas.
"Sehingga dilakukan pengetesan itu di tempat-tempat tertentu, dengan jumlah tertentu yang tidak melanggar physical distancing lah atau social distancing, sehingga kerawanannya bisa dihindari," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Pelatih Vietnam Kim Sang-sik mewaspadai kekuatan kolektif Timnas Indonesia jelang laga Grup A Piala AFF 2026 di Stadion Pakansari.
Jadwal KRL Jogja-Solo Senin 3 Agustus 2026 lengkap dari Stasiun Yogyakarta hingga Palur. Tarif Commuter Line tetap Rp8.000.
Oknum anggota Polres Tanjab Timur, Bripka SO, dipatsus usai video dirinya berada di arena judi sabung ayam viral. Kasus masih didalami Propam.
Menpar Widiyanti menilai desainer berperan penting memperkenalkan budaya Indonesia melalui wastra sekaligus mendorong shopping tourism.
Bumkal Sumberharjo Sleman sukses memanen melon premium di tanah kas kalurahan. Pemkab Sleman menilai inovasi ini berpotensi meningkatkan ekonomi desa.
Pemerintah mengungkap alasan Indonesia masih tertinggal dari Vietnam dalam pengembangan energi baru terbarukan meski memiliki potensi PLTS mencapai 7.700 GW.