Advertisement
Polisi Minta Masyarakat Tidak Mudik di Tengah Pandemi Corona
Bus Antar Kota Antar Provinsi menunggu penumpang di Terminal Kampung Rambutan. - JIBI/Bisnis.com/Nurul Hidayat
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA - Polri mengimbau masyarakat tidak nekat pulang kampung untuk mencegah penyebaran virus Corona (Covid-19) di desa masing-masing.
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri, Brigjen Pol Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan Polri melarang masyarakat pulang ke kampung masing-masing mengacu pada prinsip physical distancing. Selain itu, Argo juga meminta masyarakat untuk menghindari kegiatan yang bersifat memobilisasi massa dan menjaga jarak agar tidak berkumpul.
Advertisement
"Terhadap para perantau yang nekat untuk pulang kampung, kami imbau untuk tidak melaksanakan mudik dulu dengan pertimbangan untuk kurangi resiko tertular atau menularkan virus Corona," tuturnya, Kamis (26/3/2020).
Argo mengatakan Polisi akan mendukung penuh keputusan pemerintah dalam menangani penyebaran virus Corona di Tanah air.
Dia optimistis Polri dapat membantu pemerintah dalam mempersempit penyebaran virus Corona dengan melakukan imbauan ke masyarakat secara persuasif dan humanis.
"Kami akan terus mendukung Pemerintah untuk mempersempit penyebaran virus Corona," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Tips Mudik Aman 2026, Gunakan Layanan 110 Jika Ada Gangguan
- Pulau Jawa Terancam Krisis Air, Bappenas Ingatkan Risiko Serius
- Serangan Air Keras ke Andrie Yunus Dinilai Ancam Demokrasi
- Terminal Jatijajar Prediksi Puncak Arus Mudik 18 Maret 2026
- Komisi III DPR Kecam Serangan Air Keras ke Aktivis KontraS
Advertisement
Pamit Bukber, Remaja Ditemukan Tewas di Jalur Ngobaran Gunungkidul
Advertisement
Destinasi Wisata dengan Panorama Samudera dari Atas Karang Gunungkidul
Advertisement
Berita Populer
- Aktivis KontraS Andrie Yunus Diserang Air Keras di Jakarta
- Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS di Jakpus Diselidiki Polisi
- Arus Mudik Lebaran 2026 Mulai Padati Pelabuhan Bakauheni
- Antrean 350 Meter di GT Purwomartani, Arus Dialihkan ke Prambanan
- Lonjakan Penumpang YIA Jelang Lebaran 2026 Picu Extra Flight
- Trump: Mojtaba Khamenei Diduga Masih Hidup Meski Terluka
- Dishub DIY Prediksi Puncak Mudik Lebaran 2026 Terjadi Dua Gelombang
Advertisement
Advertisement







