Rumah Sakit Darurat Covid-19 di Jakarta Tampung 22.000 Orang

Foto Ilustrasi: Personel Satgas Mobile COVID-19 memeriksa kondisi pasien diduga terjangkit virus Corona (COVID-19) di ruang isolasi Rumah Sakit Suradadi, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, Rabu (11/3/2020). - Antarafoto/Oky Lukmansyah
21 Maret 2020 16:37 WIB Newswire News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Untuk memberikan penanganan terhadap pasien Corona, Pemerintah Pusat telah mengalihfungsikan Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat menjadi rumah sakit darurat. Alih fungsi Wisma Atlet merupakan salah satu langkah penyelamatan rakyat.

"Menyediakan sarana penyelamatan. Salah satunya penyediaan 10 tower di Wisma Atlet jadi rumah sakit," kata Juru Bicara Presiden Joko Widodo, Mochammad Fadjroel Rachman dalam diskusi Sindo Trijaya, Sabtu (21/3/2020).

Nantinya, Fadjroel melanjutkan 10 tower Wisma Atlet Kemayoran yang dialihfungsikan rumah sakit darurat dapat menampung puluhan ribu pasien.

"Nah, 10 tower itu bisa menampung 22.200 orang, hari Senin besok udah bisa dipakai 2.400 kamar [di Wisma Atlet], yang sudah dipakai [rumah sakit darurat] Pulau Sebaru dan Pulau. Disiapkan dalam tiga minggu atau dua minggu [rumah sakit darurat Covid-19]," ujarnya.

Sementara itu, mengenai dua jenis obat yang disebut-sebut obat virus Corona, Fadjroel mengaku tidak bisa menjelaskan secara mendetail. Pasalnya, hal tersebut sudah menjadi wilayah Menteri Kesehatan untuk menjelaskannya.

"Terkait obat-obat ini adalah jawaban yang paling pas dari Menkes, karena semua yang disebutkan wilayah teknis," ujarnya.

Sumber : Okezone