Malaysia Mulai Lockdown, Masih Ada Warga Makan di Restoran

Warga Malaysia makan di restoran saat Lockdown. - Malay Mail/Yusof Mat Isa
18 Maret 2020 16:17 WIB Newswire News Share :


Harianjogja.com, KUALA LUMPUR- Pemerintah Malaysia resmi memberlakukan lockdown pada hari ini, Rabu (18/3/2020) hingga 31 maret 2020. Meski demikian, sejumlah warga Malaysia masih terlihat makan di restoran.

Aktivitas itu terlihat di sebuah restoran di Subang Jaya yang tampak melayani beberapa pelanggan yang datang.

Dikutip dari Malay Mail, salah seorang pekerja terlihat bingung saat ditanya mengapa restoran masih melayani pelanggan yang datang langsung ke sana.

Namun, ia mengaku bahwa manajer telah memberitahu soal imbauan untuk hanya menerima pesanan delivery.

"Kami telah memberitahu semua pelanggan bahwa mereka tidak bisa makan di sini. Kami juga telah memindahkan semua meja dan kursi kami dari jalan raya untuk mematuhi anjuran pemerintah," ujar seorang karyawan seperti dikutip dari Malay Mail.

Beberapa pelanggan bergegas menuju meja kasir seusai mengetahui kehadiran Malay Mail di restoran tersebut. Salah seorang pelanggan kemudian mendekat dan memberikan penjelasan.

"Beberapa orang yang ada di sini sebenarnya sedang menunggu pesanan mereka dan mereka makan di sini juga cuma sebentar, hanya butuh waktu lima belas menit," ujar pelanggan tersebut.

Salah seorang pekerja kemudian menimpali bahwa pihak restoran tak tega menegur pelanggan yang tetap datang karena mayoritas adalah lansia.

"Bagaimana kami mengusir mereka? Pelanggan kami sebagian adalah lansia yang hanya ingin beristirahat sebentar," ujarnya.

Seorang pekerja yang bisa berbahasa Inggris kemudian mengatakan kepada Malay Mail agar pemerintah Malaysia menyediakan pemberitahuan resmi untuk semua restoran sehingga bisa dipasang di depan pintu masuk.

Namun, tepat di seberang rumah makan tersebut, restoran lain telah memasang pemberitahuan di depan pintu bahwa selama masa lockdown, restoran hanya melayani pesanan delivery.

Sementara itu, salah seorang kasir di restoran bernama Restaurant Darussalam, M Ramanathan tampak mengarahkan pelanggan ke bagian takeaway. Di restoran tersebut juga hanya tersedia meja tanpa kursi.

"Jika ini [lockdown] adalah perintah maka itu adalah aturannya. Itu harus diikuti. Kami tidak mau mengambil resiko apa pun," ujarnya.

Pemerintah Malaysia telah memberlakukan lockdown mulai hari Rabu (18/3/2020) hingga 31 Maret untuk menekan angka penyebaran virus corona di negara tersebut.

Sampai saat ini pasien yang dinyatakan positif terjangkit corona di Malaysia telah mencapai 553 orang, tertinggi di kawasan Asia Tenggara.

Sumber : Suara.com