Advertisement
Ganjar Pranowo Larang Kapal Pesiar Bersandar di Jawa Tengah
Ganjar Pranowo. - Antarafoto
Advertisement
Harianjogja.com, SEMARANG - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo tak mengizinkan 24 kapal pesiar bersandar di area Jawa Tengah. Keputusan itu dilakukan berdasarkan keinginan masyarakat guna mencegah meluasnya penyebaran virus Corona atau Covid-19.
“Pasti tidak akan izinkan mereka ke sini (Jawa Tengah). Biar mereka bisa reroad untuk kembali ke tujuan asal,” kata Ganjar usai memimpin rapat terbatas bersama Forkominda dan seluruh OPD Pemprov Jateng, Sabtu (14/3/2020) malam.
Advertisement
Ganjar mengaku banyak mendapat protes dari warga karena mengizinkan kapal pesiar MV Columbus berlabuh di Pelabuhan Tanjung Mas, Semarang. Padahal kapal tersebut memiliki riwayat singgah ke negara yang terpapar virus Corona.
“Banyak yang bertanya sekaligus saya menjelaskan saja. Saya dimarahi banyak masyarakat soal berlabuhnya kapal MV Columbus,” katanya.
Dia berkilah telah melakukan serangkaian pemeriksaan kesehatan yang ketat terhadap 1.044 turis asing penumpang kapal. Selain itu, pemeriksaan yang melibatkan petugas Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) itu juga memeriksa seluruh awak kapal.
“Itu sudah kita lakukan dengan prosedur yang sangat ketat, sesuai dengan SOP. Mulai dari kerja KKP, dari Bea Cukai, kita bicara, dari pelabuhan sendiri, otoritas saya minta juga sampaikan. Sampai semuanya bersih, karena semuanya bersih maka kemarin kita sampaikan (izinkan berlabuh),” jelasnya.
Menurutnya, masih banyak kapal pesiar yang membawa wisatawan mancanegara bakal bertandang ke Jawa Tengah. Melihat kondisi penyebaran virus Corona sekaligus menanggapi reaksi warga, maka kapal-kapal tersebut bakal ditolak bersandar.
“Ini banyak sekali pertanyaan yang muncul. Kejadian itu juga sebelum dinyatakan kondisi yang cukup gawat seperti ini. Maka tadi juga ada pertanyaan di forum, yang mengatakan bagaimana kapal-kapal yang berikutnya karena masih ada 24 [kapal pesiar],” lugasnya.
“Maka saya bilang, pasti tidak akan izinkan mereka ke sini [Jawa Tengah],” pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Okezone
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- KPK Duga Perusahaan Rokok Jateng-Jatim Terlibat Korupsi Cukai
- KPK Siap Usut Dugaan Korupsi Bea Cukai hingga Kanwil
- Jadwal Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026, Ini Jam Puncaknya
- DPR Minta KBRI Ambil Langkah Darurat Lindungi Jemaah Umrah Indonesia
- Hutan Rehabilitasi IKN Mulai Dihuni Satwa, Burung Kembali Berdatangan
Advertisement
Advertisement
Festival Imlek Nasional 2026 Pecahkan Rekor Dunia Lontong Cap Go Meh
Advertisement
Berita Populer
- Persebaya vs Persib 2-2, Penalti dan VAR Jadi Sorotan
- Artis Hollywood Mengecam Serangan AS-Israel di Iran
- Ze Valente Absen, PSIM Jogja Siapkan Rotasi Lawan Semen Padang
- Pentagon Klaim Unggul di Udara Iran, Operasi Militer Terus Berjalan
- iPhone 17e Resmi Rilis, Harga Mulai 599 Dollar AS
- Sidang Hibah Sleman, Alamat Proposal Dipertanyakan
- Timnas Futsal Putri Indonesia Gagal Raih Peringkat Ketiga AFF 2026
Advertisement
Advertisement








