Ganjar Pranowo Larang Kapal Pesiar Bersandar di Jawa Tengah

Ganjar Pranowo. - Antarafoto
15 Maret 2020 09:57 WIB Newswire News Share :

Harianjogja.com, SEMARANG - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo tak mengizinkan 24 kapal pesiar bersandar di area Jawa Tengah. Keputusan itu dilakukan berdasarkan keinginan masyarakat guna mencegah meluasnya penyebaran virus Corona atau Covid-19

“Pasti tidak akan izinkan mereka ke sini (Jawa Tengah). Biar mereka bisa reroad untuk kembali ke tujuan asal,” kata Ganjar usai memimpin rapat terbatas bersama Forkominda dan seluruh OPD Pemprov Jateng, Sabtu (14/3/2020) malam.

Ganjar mengaku banyak mendapat protes dari warga karena mengizinkan kapal pesiar MV Columbus berlabuh di Pelabuhan Tanjung Mas, Semarang. Padahal kapal tersebut memiliki riwayat singgah ke negara yang terpapar virus Corona.

“Banyak yang bertanya sekaligus saya menjelaskan saja. Saya dimarahi banyak masyarakat soal berlabuhnya kapal MV Columbus,” katanya.

Dia berkilah telah melakukan serangkaian pemeriksaan kesehatan yang ketat terhadap 1.044 turis asing penumpang kapal. Selain itu, pemeriksaan yang melibatkan petugas Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) itu juga memeriksa seluruh awak kapal.

“Itu sudah kita lakukan dengan prosedur yang sangat ketat, sesuai dengan SOP. Mulai dari kerja KKP, dari Bea Cukai, kita bicara, dari pelabuhan sendiri, otoritas saya minta juga sampaikan. Sampai semuanya bersih, karena semuanya bersih maka kemarin kita sampaikan (izinkan berlabuh),” jelasnya.

Menurutnya, masih banyak kapal pesiar yang membawa wisatawan mancanegara bakal bertandang ke Jawa Tengah. Melihat kondisi penyebaran virus Corona sekaligus menanggapi reaksi warga, maka kapal-kapal tersebut bakal ditolak bersandar.

“Ini banyak sekali pertanyaan yang muncul. Kejadian itu juga sebelum dinyatakan kondisi yang cukup gawat seperti ini. Maka tadi juga ada pertanyaan di forum, yang mengatakan bagaimana kapal-kapal yang berikutnya karena masih ada 24 [kapal pesiar],” lugasnya.

“Maka saya bilang, pasti tidak akan izinkan mereka ke sini [Jawa Tengah],” pungkasnya.

Sumber : Okezone