BRIN Percepat Ekosistem Hidrogen untuk Dukung Transisi Energi
BRIN memperkuat ekosistem riset hidrogen melalui kolaborasi dengan industri untuk mempercepat hilirisasi dan transisi energi nasional.
Presiden Filipina Rodrigo Duterte/Reuters
Harianjogja.com, JAKARTA - Presiden Filipina Rodrigo Duterte mengumumkan menutup atau lockdown kawasan Manila dengan menghentikan perjalanan darat, laut dan udara domestik ke dan dari Manila pada Kamis (12/3/2020).
Rencananya lockdown akan diberlakukan selama 30 hari yakni 15 Maret hingga 14 April 2020 mendatang, setelah level kewaspadaan virus corona naik menjadi code red sub level 2.
"Jangan panik, jangan membunuh dirimu dengan kepanikan. Pemerintah akan melakukan sebaik mungkin untuk mengendalikannya," demikian pernyataan Duterte.
Sebelumnya, WHO menyatakan bahwa virus corona sudah menjadi pandemi, hal ini juga yang memicu Duterte mengunci wilayah Manila tersebut.
Mereka juga akan melakukan tindakan karantina masyarakat, untuk mencegah penyebaran virus corona.
Duterte menyetujui resolusi langkah-langkah penyebaran virus itu termasuk larangan pertemuan massal, dan satu bulan penutupan sekolah dan karantina di masyarakat di mana kasus terdeteksi,
Keputusan menghentikan perjalanan domestik masuk dan keluar dari Manila menyusul tercatat ada dua orang tewas dan 53 orang terinfeksi.
Tercatat, ada sebanyak 12 juta penduduk yang mendiami Manila Filipina.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
BRIN memperkuat ekosistem riset hidrogen melalui kolaborasi dengan industri untuk mempercepat hilirisasi dan transisi energi nasional.
Pasar Prambanan didorong menjadi pasar wisata dan pusat oleh-oleh. Disperindag Sleman kini bernegosiasi dengan calon investor.
Wisata Labuan Bajo berangsur pulih pascagempa Flores. Sejumlah destinasi kembali menerima wisatawan dengan memperhatikan faktor keselamatan.
Kinerja keselamatan penerbangan Indonesia mencapai 78,85% berdasarkan audit ICAO, melampaui rata-rata global yang berada di angka 70,6%.
Budi Gunadi Sadikin mengungkap alasan maju sebagai calon Dirjen WHO. Ia menyebut pencalonan tersebut merupakan amanah Presiden Prabowo.
Investor di kawasan JJLS Gunungkidul diminta mematuhi perizinan dan menjaga lingkungan setelah Kelok 23 selesai dibangun.