10 Tahun, Kasus Kekerasan pada Perempuan Naik 800%

ILustrasi kekerasan anak - JIBI
10 Maret 2020 01:27 WIB Newswire News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Komnas Perempuan menyebut ada peningkatan kasus kekerasan pada perempuan yang mencapai 800% sejak 2009 hingga 2019.

"Banyak kasus kematian ibu tiap tahun terus meningkat karena ketidakpahaman masyarakat akan kebutuhan reproduksi perempuan," kata Komisioner Perempuan Marianna Amruddin dalam acara peringatan hari Perempuan Internasional di Jakarta, Minggu (8/3/2020).

Ia mengungkapkan, kasus kematian itu paling banyak terjadi akibat konflik di dalam rumah tangga keluarga. Seorang ibu kurang mendapat dukungan dari suami, lingkungan, dan juga mertua.

Menurut Marianna, perempuan di Indonesia belum merdeka atas kesehatan reproduksinya karena mendapat berbagai tekanan sosial.

"Hampir semua perempuan akan menjadi ibu dan istri, peran merawat keluarga. Jadi ujung tombak masyarakat dan menentukan bangsa ini mau kemana. Kalau tidak peduli pada kesejahteraan perempuan, itu sama saja mengabaikan jumlah penduduk," katanya.

Sementara itu, dokter spesialis Kebidanan dan Kandungan RS Brawijaya Antasari Dinda Derdameisya juga menyatakan bahwa perempuan harus diajarkan sejak dini mengenai sistem reproduksinya.

"Banyak pasien yang gak ngerti dan keputusan hamil masih terserah suami, bahkan kontrasepsi aja masih butuh masukan suami," kata Dinda dalam acara serupa.

Padahal menurutnya, perempuanlah yang seharusnya menentukan sendiri penggunaan alat kontrasepsi setelah itu baru diskusi dengan keluarga.

Sumber : Suara.com