Ngaku Polisi, Dua Pria di Banyumas Diduga Peras Remaja
Polresta Banyumas mengungkap kasus pemerasan berkedok anggota polisi terhadap remaja di Desa Pliken dengan dua tersangka.
Ilustrasi virus Corona. /REUTERS-Dado Ruvic
Harianjogja.com, ACEH - Masyarakat harus mulai membiasakan diri hidup sehat agar terhindar dari serangan virus Corona COVID-19. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Barat, Syarifah Junaidah mengatakan cara yang bisa dilakukan adalah memakai masker dan menghindari kontak dengan orang banyak saat berada di tempat umum.
“Bagi umat muslim, asalkan rajin berwudhu, virus corona bisa sembuh. Malah mungkin tidak bisa terpapar karena kita selalu dalam keadaan bersih (wudhu) dan rajin cuci tangan setiap saat,” kata Syarifah Junaidah di Meulaboh, Rabu (4/3/2020).
Menurutnya, serangan penyakit yang disebabkan oleh virus Corona sebetulnya tidak perlu dikhawatirkan asalkan masyarakat sudah mendapatkan edukasi dengan benar terkait tata cara pencegahan. Di antaranya menghindari menyentuh bagian mulut, hidung atau pun mata menggunakan tangan setelah berjabat tangan atau beraktivitas di luar ruangan, serta selalu menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah.
Kemudian, kata dia, dengan sering menjaga kebersihan dengan rajin mencuci tangan menggunakan sabun atau cairan sanitizer, serta mengonsumsi makanan sehat seperti buah-buahan segar, minum air minimal delapan gelas per hari, dan rutin berolahraga.
Selain itu, masyarakat juga diimbau mengonsumsi masakan yang halal, serta menghindari konsumsi makanan yang tidak higienis atau setengah matang. Hal ini demi menghindari serangan penyakit yang tidak diinginkan dari mengkonsumsi suatu makanan.
"Apabila masyarakat mengalami flu, demam atau memiliki gejala yang tidak sehat, segera menghubungi petugas medis terdekat untuk memeriksakan kesehatan. Jangan lupa selalu mengenakan masker agar flu tidak menyerang warga lainnya,” ujar Syarifah Junaidah menambahkan.
Yang paling penting, kata dia, masyarakat selalu diminta agar senantiasa memanjatkan doa kepada Allah swt agar selalu diberikan perlindungan, dan terhindar dari penyakit yang tidak diinginkan.
“Kalau di Aceh ada yang namanya kegiatan zikir seribu, ini juga bisa diikuti, karena dengan berzikir, kita akan selalu dekat dengan sang pencipta dan terhindar dari berbagaimacam penyakit. Intinya tidak perlu risau dengan ancaman virus Corona ini,” tutupnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Polresta Banyumas mengungkap kasus pemerasan berkedok anggota polisi terhadap remaja di Desa Pliken dengan dua tersangka.
Akademisi UMY menilai fenomena bangku kosong SPMB 2026 dipicu faktor demografi dan mutu pendidikan, bukan sekadar popularitas sekolah.
DPAD DIY bersama DPRD DIY menggelar bedah buku Anakku Terhebat di Sleman untuk membekali orang tua menghadapi tantangan pola asuh di era digital.
Kejagung menjelaskan alasan Febrie Adriansyah tidak mengenakan rompi tahanan usai ditetapkan sebagai tersangka dugaan TPPU.
Jadwal SIM Keliling Gunungkidul Sabtu 25 Juli 2026 digelar di di Kantor Kecamatan Rongkop untuk pagi hari dan Parkir Pasar Argosari, Wonosari di malam harinya.
BMKG memprakirakan cuaca DIY pada Sabtu 25 Juli 2026 didominasi cerah. Kulon Progo berawan dengan suhu udara 20-30 derajat Celsius.