WNI yang Terjangkit Corona adalah Guru Dansa

Aktivitas petugas medis saat menangani pasien virus Corona di rumah sakit di Wuhan, Cina, 25 Januari 2020. - THE CENTRAL HOSPITAL OF WUHAN VIA WEIBO via REUTERS
02 Maret 2020 14:37 WIB Newswire News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Dua WNI yang berdomisili di Depok tertular virus Corona saat menghadiri acara pertemuan klub dansa. Keduanya kini menjalani perawatan isolasi di RSPI Dr Sulianti Saroso, Jakarta.

Kedua WNI tersebut merupakan seorang ibu berusia 64 tahun dan anaknya berusia 31 tahun. Mereka tinggal di Depok, Jawa Barat.

Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto mengatakan, sebelum dinyatakan positif virus Corona sang anak yang berprofesi sebagai guru dansa mengikuti acara pertemuan klub dansa di Jakarta pada 14 Februari 2020. "Ya, dia ikut klub dansa, guru dansa," kata Terawan di RSPI Dr Sulianti Saroso, Senin (2/3/2020).

Acara tersebut dihadiri oleh peserta dansa internasional, salah satunya adalah WN Jepang yang berdomisili di Malaysia. WN Jepang tersebut merupakan rekan dekatnya dan menularkan virus tersebut. "Teman dekatnya itu ada di Malaysia orang Jepang dia yang nularin, yang satu pintar dansa. Orang Jepang datang kesini," ungkapnya.

Saat kembali ke Malaysia, ia dinyatakan positif virus corona dan saat ini sedang menjalani perawatan isolasi di Malaysia. Dua hari berselang, sang anak merasakan gejala batuk, sesak, dan demam selama 10 hari. Setelah melalui proses pengobatan dan pengujian, ia dinyatakan positif terinfeksi virus corona.

Menelusuri Jejak Virus Corona

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan telah memerintahkan jajarannya untuk melakukan penelusuran terkait penyebar virus Corona di Indonesia. Virus tersebut diduga dibawa oleh WN Jepang berdomisili di Malaysia yang berkunjung ke Indonesia.

"Minggu yang lalu ada informasi bahwa ada orang Jepang yang ke Indonesia kemudian tinggal di Malaysia dan dicek di sana ternyata positif Corona. Tim dari Indonesia langsung menelusuri orang Jepang ini ke Indonesia bertamu ke siapa, bertemu dengan siapa ditelusuri dan ketemu," ungkap Jokowi.

Sumber : Suara.com