Laporan Dugaan Pelanggaran Hakim ke KY Naik pada Semester I 2026
Komisi Yudisial menerima 1.402 laporan perilaku hakim pada Semester I 2026, meningkat 10,3 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Presiden Joko Widodo di Banten. /Okezone
Harianjogja.com, JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) melihat banyak masyarakat yang aktif mempromosikan dagangannya di media sosial. Ia pun menilai hal itu kreatif.
"Siapa sangka masyarakat kita mampu melihat celah dari berbagai kanal media dan komunikasi digital yang kita miliki. Coba lihat Facebook kita, Twitter kita, Instagram kita atau WhatsApp grup kita," ujar Jokowi di acara Indonesia Digital Economy Summit 2020 di Jakarta, Kamis (27/2/2020).
"Saya yakin dan saya lihat banyak lapak-lapak penjual yang berseliweran di situ, banyak sekali, yang menawarkan berbagai produk kebutuhan sehari-hari," sambung dia.
Dagangan yang ditawarkan netizen di media sosial pun beragam. Mulai dari makanan, pakaian, obat peninggi badan hingga krim pemutih kulit. Mantan Gubernur DKI Jakarta itu pun bercerita dirinya pernah ditawari obat penggemuk badan di akun Instagram miliknya. Sontak saja cerita Kepala Negara menuai tawa dari para hadirin.
"Saya lihat ada yang jualan pakaian, makanan, ada yang jualan obat peninggi badan, dan akhir-akhir ini saya lihat banyak yang jualan krim pemutih kulit. Saya kadang kadang melihat ini apa, tapi inilah sebuah kreativitas. Dan di Instagram saya sendiri, banyak yang nawari obat penggemuk badan. Ini apa?" ucap Jokowi disusul tawa hadirin.
Kepala Negara mengaku tidak tahu barang seperti itu akan laku atau tidak. Namun dia meyakini barang tersebut pasti ada yang membeli karena aktivitas promosinya sangat gencar. Ia pun menyebut ini sebagai sebuah kreativitas untuk memanfaatkan kemajuan ekonomi digital.
"Ini adalah sebuah kreativitas luar biasa," ujar dia. Jokowi ingin Indonesia menjadi yang terdepan dalam memanfaatkan kemajuan ekonomi digital ini. Pasalnya, masyarakat sudah merasakan berkah dari kemajuan yang ada saat ini.
"Saya yakin semuanya mau berkumpul di sini karena ingin Indonesia tidak tertinggal dalam kemajuan ekonomi digital. Kita harus berada di depan bahkan yang terdepan dan sebenarnya kita telah merasakan berkah dari ekonomi digital ini," jelasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone.com
Komisi Yudisial menerima 1.402 laporan perilaku hakim pada Semester I 2026, meningkat 10,3 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
iOS 27 hadir dengan Siri AI cerdas, fitur grammar dan proofreading, serta pencarian Spotlight real-time. Jadwal rilis akhir tahun 2026. Simak fitur lengkapnya!
MK memutuskan anggaran Program Makan Bergizi Gratis tidak boleh lagi menggunakan dana pendidikan setelah masa transisi. Pemerintah diminta menyiapkan pos anggar
Menurut Survei Profil Internet Indonesia 2025 dari APJII, penetrasi internet di DI Yogyakarta menembus 91,18 persen, tertinggi kedua nasional
Spider-Man: Brand New Day tembus 1 juta penonton di Indonesia dalam 2 hari. Rekor pembukaan terbesar 2026, menggeser The Odyssey. Simak sinopsis dan dampaknya!
PT Prodia Widyahusada Tbk (Prodia/IDX: PRDA), jaringan laboratorium klinik swasta terbesar di Indonesia, membukukan pendapatan sebesar Rp1,11 triliun