Advertisement
Pemerintah Beri Diskon, Harga Tiket Pesawat Bisa Turun Separuhnya
Ilustrasi petugas mendata barang pemudik sebelum di masukkan ke bagasi pesawat di Bandara Internasional Juanda, Sidoarjo, Jawa Timur, Rabu (13/6/2018). - Antara/ Umarul Faruq
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA - Pemerintah memberikan sejumlah insentif berupa diskon tiket hingga potongan harga pelayanan jasa penumpang pesawat udara dan avtur. Kebijakan ini berpotensi memotong tarif tiket pesawat domestik hingga 50%.
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menjelaskan pemerintah pada awalnya memberikan subsidi untuk tiket pesawat ke 10 destinasi wisata domestik. Namun tambahan diskon dari PT Pertamina (Persero), PT Angkasa Pura I (Persero), dan PT Angkasa Pura II (Persero) membuat potongan tiket kepada konsumen dapat mencapai 50 persen.
Advertisement
“Kami akan bahas diharapkannya mulai 1 Maret ini,” katanya usai rapat terbatas soal dampak Covid-19 terhadap ekonomi Indonesia di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (25/2/2020).
Dalam kesempatan yang sama, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menjelaskan bahwa Angksa Pura memberikan diskon sebesar 20% selama tiga bulan untuk 10 destinasi wisata domestik. Nilai dari potongan harga ini sekitar Rp265,6 miliar.
Sementara itu Pertamina memberikan insentif berupa diskon avtur. Potongan harga bahan bakar ini senilai Rp265,5 miliar. “Dan ini juga berlaku selama 3 bulan,” katanya.
Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan bahwa pemerintah menyiapkan anggaran Rp433,9 miliar untuk memberikan diskon 30 persen tersebut. “Kami berharap ini akan bisa menstimulasi daerah pariwisata serta kegiatan ekonomi masyarakat,” katanya.
Adapun diskon 30% itu berlaku untuk 25% dari kapasitas penumpang per penerbangan. Diskon ini bersifat on top, maskapai dapat memberikan diskon tambahan di luar insnetif dari pemerintah.
Destinasi wisata yang dimaksud adalah Danau Toba di Sumatra Utara, DIY, Malang di Jawa Timur, Manado di Sulawesi Utara, Bali, Mandalika di Nusa Tenggara Barat, Labuan Bajo di Nusa Tenggara Timur, Bangka Belitung, serta Batam dan Bintan di Kepulauan Riau.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Dokter Peringatkan Risiko Penyakit Pekerja Lapangan Saat Banjir
- Sejumlah Negara di Eropa Imbau Warganya Tinggalkan Iran karena Protes
- Syafiq Ridhan Ali, Korban Hilang Gunung Slamet Ditemukan Meninggal
- KLH Siapkan Gugatan Triliunan Perusahaan Pemicu Banjir Sumatera
- Anwar Ibrahim Umumkan Malaysia Ikut Misi Kemanusiaan Gaza
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Rutinitas Pagi Terbaik untuk Anak, Kebiasaan Sehat Seumur Hidup
- Aksi Pencurian Kotak Infak Masjid Resahkan Warga Kraton Jogja
- Sektor Perikanan Sleman Bergairah, Benih Ikan Jadi Andalan
- Korban Banjir Cikande Tangerang Mendesak Butuh Bantuan Logistik
- Meta Merombak Strategi, Reality Labs Kena PHK Massal
- Pemerintah Siapkan Perpres AI sebagai Payung Regulasi Nasional
- Pakar Gizi Ingatkan Orang Tua, Susu Bukan Pengganti Makan Anak
Advertisement
Advertisement





