Advertisement
Katulampa Siaga III, Anies Informasikan Air Sampai Jakarta Siang Hari
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan - Harian Jogja/Bernadheta Dian Saraswati
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyampaikan informasi bahwa muka air di Bendungan Katulampa Bogor mengalami kenaikan sejak Kamis (21/2/2020) dini hari. Diperkirakan, air besar kiriman itu akan sampai di Jakarta siang ini.
Informasi tersebut disampaikan Anies melalui akun Instagramnya @aniesbaswedan, Kamis pagi sekitar pukul 10.00 WIB.
Advertisement
BACA JUGA
"Sejak pukul 03.00 tadi muka air di Bendung Katulampa ketinggiannya meningkat terus dan mencapai puncaknya 150 cm pada pukul 05.25 (Siaga 3/Waspada). Ini lebih tinggi daripada puncak pada hari Minggu 8 Februari lalu yang 130 cm.," tulis Anies.
Anies menjelaskan bahwa perjalanan air dari Katulampa sampai ke Jakarta membutuhkan waktu paling lama sembilan jam.
"Dari Katulampa butuh 6-9 jam untuk mencapai Pintu Air Manggarai, atau kira-kira jam 11.25-15.25 nanti. Pukul 09.00 tadi puncak air sudah melewati Depok. Seluruh jajaran mengabarkan peringatan dini (DEWS) ke kampung-kampung sepanjang bantaran sungai Ciliwung untuk bersiaga," lanjut Anies.
Tak lupa ia mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk ikut memantau pergerakan air.
"Saat ini semua petugas kita bersiaga, teman-teman juga bisa ikut memantau ketinggian muka air lewat JakPantau di aplikasi JAKI. Dan bila membutuhkan bantuan kedaruratan silakan hubungi #JakartaSiaga 112.," tutupnya.
Informasi tersebut mendapat berbagai tanggapan dari warganet. Ada yang berharap agar Jakarta aman, tetapi ada juga yang merespon negatif unggahan Gubernur DKi Jakarta tersebut.
"Semoga semuanya Aman pak anis meski ya bukan warga DKI atau Sekitarnya. Tapi saya mendoakan semoga semuanya baik baik saja. Amiin," tulis @remodwijayanto.
"Tks pak Gubernur informasi nya , sangat bermanfaat buat warga yg tinggal di sekitar bantaran sugai," tulis @maswatiamran.
"Karena banjir itu kiriman ya,ga ada y bisa prediksi, y bisa dilakukan adalah peringatan dini, agar resiko bencana bisa dikurangi. MasyaAllah Pak. Saya bukan warga Jakarta tp langkah Bpk dlm menyikapi bencana ini patut diapresiasi. Semoga Allah selalu melindungi Bpk. Aamiin," tulis @nailiss417.
"Tiap kali unggah air tinggi air meninggi buat apa pak...... Air tinggi mah itu FENOMENA ALAM bapakkkk, itu normalllll, yang gak normal adalah eloe gak mau lebarin sungai... Sekarang semua rumah pinggiran sungai BERSEDIA PINDAH kalau diganti 500 juta satu rumah... Tapi duit eloe pake buat revitalisasi tmp dan monas dan bayar ratusan milliar utk formula E yang gak penting utk masyarakat... Karena eloe malu mo lebarin sungai makan kata kata eloe yg bilang air gak boleh alirin ke laut...... Bisa bisanya eloe pak prioritas ego eloe daripada kepentingan warga dki," tulis @the.bukits.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Trump Ingin Konflik Iran Cepat Usai, Tekanan Justru Meningkat
- Pelecehan Berlangsung 8 Tahun, DPR Kejar Keadilan Korban Syekh AM
- Sebelum ke Beijing, Trump Kejar Gencatan Senjata dengan Iran
- Deadline LHKPN 31 Maret: 96.000 Pejabat Belum Lapor Harta Kekayaan
- Panic Buying di Jepang, Tisu Toilet Ludes Dipicu Konflik Timur Tengah
Advertisement
Program Makan Gratis Gunungkidul Tuntas Tapi Dana Masih Tersisa
Advertisement
Bioskop Nyaman Rp5 Ribu di Museum Sonobudoyo Masih Sepi Peminat
Advertisement
Berita Populer
- Wisatawan Nekat Terobos TPR Parangtritis demi Hindari Tiket Masuk
- Kasus Campak Nasional Anjlok Drastis hingga 95 Persen
- Bukan Sekadar Alternatif Susu Ini Keunggulan Susu Unta
- Fee 5 Persen dan Ancaman Mutasi Terkuak di Sidang Abdul Wahid
- Wisatawan Bayar Dua Kali Lipat di Parangtritis, Ini Kata Dinpar Bantul
- Ekspor Batu Bara Kena Pungutan Baru, Berlaku Mulai 1 April 2026
- Tol Baru dan Mudik Gratis Gerus Penumpang Terminal Wates Kulonprogo
Advertisement
Advertisement





