Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo 27 Agustus, Polisi Tetapkan 3 Tersangka
Polda Metro Jaya menetapkan tiga tersangka dalam kasus tewasnya pedagang cermin Bambang Setiawan di Pejompongan, Jakarta Pusat.
Gibran Rakabuming Raka (kiri) melipat kain batik bergambar ayahandanya, Presiden Joko Widodo (Jokowi), saat blusukan Beteng Trade Center (BTC) Solo, Senin (17/2/2020) siang. /Solopos-Kurniawan
Harianjogja.com, SOLO -- Putra sulung Presiden Joko Widodo (Jokowi), Gibran Rakabuming Raka, menanggapi hasil survei Indo Barometer belum lama yang menyebut ada 23,7 persen responden yang tidak menerima pencalonan Gibran sebagai wali kota di Pilkada Solo 2020.
Ia optimistis bisa mengikis persentase jumlah warga yang menolak pencalonannya. Gibran mengaku belum membaca secara mendetail tentang hasil survei itu. Tapi menurut dia hasil survei itu tidak jauh berbeda dibanding survei tim internalnya.
Dia bertekad terus berusaha meningkatkan akseptabilitas dirinya hingga mencapai lebih dari 80 persen. Begitu pula dengan elektabilitasnya.
“Soalnya saya kan baru dua hingga tiga bulan ini jalan [blusukan]. Kalau lebih sering bertemu warga, lebih sering blusukan, mestinya bertambah lagi [akseptabilitasnya],” kata dia saat ditemui wartawan di sela-sela blusukan di BTC Solo, Senin (17/2/2020).
Dengan terus blusukan dan interaksi dengan masyarakat Gibran berharap persentase penolakan masyarakat semakin turun. Berdasarkan survei Indo Barometer masih ada 23,7 persen masyarakat yang menolak pencalonan Gibran sebagai cawali Solo.
Penolakan tersebut karena Gibran dinilai belum mempunyai cukup pengalaman mengelola sebuah kota dan tak ingin lahir dinasti politik.
“Kalau saya terus keliling dan memaparkan visi misi program ya harapannya masyarakat bisa mulai mengerti,” urai dia.
Survei yang dilakukan tim internalnya, menurut Gibran, mencakup semua aspek, seperti popularitas, akseptabilitas, dan elektabilitas. Bahkan angka survei tersebut meliputi pemetaan di tingkat rukun warga (RW), rukun tetangga (RT), dan tempat pemungutan suara (TPS).
Disinggung kapan rekomendasi cawali-cawawali Solo akan turun, Gibran mengaku tidak tahu. Dia hanya bisa menunggu sembari terus blusukan dan menjaring aspirasi sebanyak-banyaknya dari masyarakat untuk melengkapi visi, misi, dan programnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Solopos.com
Polda Metro Jaya menetapkan tiga tersangka dalam kasus tewasnya pedagang cermin Bambang Setiawan di Pejompongan, Jakarta Pusat.
Persijap Jepara kalah 0-1 dari Borneo FC. Gol Rodrigo Varanda menjadi pembeda, sedangkan Sendri Johansah mendapat kartu merah.
Persebaya membidik kemenangan saat menjamu PSIM. Bernardo Tavares juga bicara soal Saddil Ramdani dan dukungan Bonek-Bonita.
Franco Morbidelli mendapat long lap penalty di MotoGP San Marino setelah dinilai mengganggu Enea Bastianini di Tikungan 13.
PSIM Jogja memburu tiga poin perdana saat menghadapi Persebaya di GBT. Laskar Mataram siap menghadapi atmosfer puluhan ribu Bonek.
Marc Marquez juara Sprint Race MotoGP San Marino 2026 di Sirkuit Misano. Bezzecchi kedua, Jorge Martin ketiga. Simak jalannya balapan.