Pemerintah Tutup Penerbangan dari dan ke China, Bagaimana dengan Pesawat Kargo?

Penumpang tiba di LAX dari Shanghai, China, setelah adanya kasus positif coronavirus diumumkan di pinggiran Orange County, Los Angeles, California, AS, 26 Januari 2020. - REUTERS - Ringo Chiu
04 Februari 2020 03:17 WIB Newswire News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA-- Dampak dari adanya virus corona di Kota Wuhan, China, pemerintah akan menutup rute penerbangan dari dan ke China mulai Rabu (5/2/2020) mendatang. Adapun untuk penerbangan pesawat kargo masih dalam pembahasan.

Dirjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Novie Riyanto mengatakan penerbangan pesawat kargo rute China-Indonesia atau sebaliknya masih akan dirapatkan. Dia menyebut pembahasan mengenai rute penerbangan pesawat kargo akan dibahas hari ini.

"Akan ditentukan bagaimana. Nanti kalau dikasih masuk, opsinya seperti apa. Apa pesawat diisolasi, kargo diturunkan. Ini menjadi bahan bahasan," kata Novie di gedung Kemenhub, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Senin (3/2/2020).

Dia menambahkan, pesawat kargo berbeda dengan pesawat komersial. Sebab, pesawat kargo tidak membawa penumpang.

Novie menambahkan, jadwal penerbangan pesawat kargo rute Indonesia-China padat. "Lima kali seminggu," ungkapnya.

Novie mengungkapkan, penerbangan dari-ke China akan ditutup mulai Rabu (5/2/2020) mendatang. Masyarakat yang sudah membeli tiket bisa mengganti tujuan penerbangannya.

Dia mengatakan akan ada alternatif tujuan ke Asia Barat, yakni India, Pakistan, atau Turki.

"Ada opsi ke arah Asia Barat, yang tadinya ke China ditawarkan ke Asia barat. Bisa ke Turki, India, Pakistan, tidak terbatas. Kita punya banyak slot kok," kata Novie.

Sumber : Detik.com