Glagah Tropicolorun, Cara Pemerintah Ajak Masyarakat Mencintai Olahraga Lari

03 Februari 2020 14:57 WIB Lajeng Padmaratri News Share :

Harianjogja.com, KULONPROGO - Guna mempromosikan gaya hidup sehat dan kegemaran berolahraga di masyarakat, Dinas Pariwisata Kulonprogo menyajikan atraksi wisata, Glagah Tropicolorun. Di tahun ketiganya, Glagah Tropicolorun kembali mengajak kaum milenial dan keluarga untuk mencintai olahraga lari.

Kepala Seksi Atraksi Wisata Dinas Pariwisata Kulonprogo Samsul M. Hilal menuturkan kegiatan ini akan mengajak pelari untuk mengikuti lomba lari sepanjang 5 km. "Konsep kami masih fun-run, tapi ingin gradenya kami naik di antara penggemar lari, nggak hanya fun-run tapi nantinya bisa jadi marathon," kata Samsul dalam jumpa pers dengan awak media di Ruang Pertemuan Dinpar Kulonprogo, Senin (3/2/2020).

Glagah Tropicolorun akan diselenggarakan di pinggir Pantai Glagah, Kapanewon Temon pada Minggu (9/2/2020) mendatang. Uniknya, karena dilakukan di pinggir pantai, pelari akan melewati separuh jalan aspal dan separuh jalan berpasir. Hal ini menjadi tantangan tersendiri lantaran berlari di atas pasir jauh lebih sulit dibanding di atas aspal.

Samsul menuturkan adanya kenaikan peserta setiap tahunnya. Pada 2018 sebanyak 1.300 peserta dan naik menjadi 1.500 peserta pada 2019. "Tahun ini kita targetkan 2.000 peserta lari," jelasnya.

Selain mempromosikan gaya hidup sehat, Samsul juga berharap ajang ini bisa membangkitkan kembali komunitas lari di Kulonprogo. "Akhir-akhir ini komunitas lari di Kulonprogo agak meredup, lewat ini kami ingin bangkitkan kembali," katanya.

Kepala Dinas Pariwisata Kulonprogo, Niken Probo Laras menuturkan even lari ini juga menjadi upaya menyasar wisatawan untuk datang ke DIY saat low season, khususnya Kulonprogo. "Kami kerjasama dengan Kamar Dagang dan Industri DIY, kebijakan dari mereka juga sampai memberi diskon bagi hotel sampai 60 persen supaya low season ini ramai wisatawan," katanya.