Duka Istri Kobe Bryant Ditinggal Suami dan Anak: Kami Sangat Hancur

Keluarga Kobe Bryant -
30 Januari 2020 09:27 WIB Mia Chitra Dinisari News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Mantan pebasket NBA, Kobe Bryant meninggal dalam kecelakaan helikopter. Sang istri yakni Vannesa Bryant akhirnya mengungkapkan kesedihannya setelah tiga hari kepergian sang suami dan anaknya Gianna Bryant.

Dalam akun instragram pribadinya, dia mengatakan tidak ada kata yang bisa mengungkapkan perasaan sedihnya atas kehilangan dua orang yang sangat dia cintai itu. Dia mengaku mereka merasa hancur karena kehilangan itu

Vannesa juga membagikan foto momen kebersamaannya bersama keluarga kecilnya itu.

'Kami benar-benar hancur oleh kehilangan mendadak suamiku Kobe. Dia ayah yang luar biasa dari anak-anak kami, dan Gianna saya yang cantik dan manis - seorang putri yang penuh kasih, perhatian, dan luar biasa, dan saudara perempuan yang luar biasa untuk Natalia, Bianka, dan Capril, "kata Vanessa dalam postingannya.

Dia melanjutkan bahwa tidak ada kata-kata yang cukup untuk menggambarkan rasa sakit yang mereka rasakan saat ini. Tapi dia merasa yakin Kobe dan Gigi tahu bahwa mereka sangat dicintai, dan merasa bahagia pernah memiliki mereka dalam hidupnya.

Vanessa menegaskan bahwa keluarganya  akan terus mencoba menjalani hidupnya ke depan.

Dia juga mengucapkan terimakasih pada semua orang yang sudah memberikan dukungan, tapi dia berharap bisa mendapatkan privasi untuk memberi penghormatan terakhir dan berkabung atas kehilangan itu.

Vanessa menyatakan bahwa Yayasan Olahraga Mamba akan membentuk Dana MambaOnThree untuk membantu mendukung keluarga lainnya yang juga meninggal dalam kecelakaan tragis itu.

Vannesa juga mengubah foto profil instagramnya dengan gambar Kobe dan Gianna yang saling berpelukan dan tersenyum. Foto itu diambil saat pertandingan all-star NBA di Toronto pada 2016, yang merupakan salah satu penampilan all-star terakhirnya. Vanessa juga mengubah akun Instagram-nya dari pribadi ke publik.

Sebuah sumber mengatakan Vanessa telah berusaha untuk tetap kuat untuk ketiga putri mereka yang masih hidup tetapi dia m erasa hancur, mati rasa dan hampir tidak bisa bertahan.

'Dia tidak bisa menyelesaikan kalimat tanpa menangis. Tapi dia bekerja sangat keras untuk tegar demi anak-anaknya yang lain.

Bryant bertemu Vanessa pada tahun 1999 ketika dia berusia 17 dan bekerja sebagai model latar belakang pada video musik. Mereka bertunangan enam bulan kemudian dan menikah pada tahun 2001.

Pasangan itu memiliki empat anak bersama: Gianna, 13, yang terbunuh bersama ayahnya, Natalia, 17, Bianka yang berusia tiga tahun dan Capri yang berusia tujuh bulan.

 

Sumber : dailymail