Ternyata Ini Alasan Jokowi Belum Putuskan Kenaikan Harga BBM
Jokowi menyatakan pemerintah masih menghitung secara hati-hati terkait rencana kenaikan harga BBM subsidi jenis Pertalite dan Solar.
Irfan Setiaputra/Twitter
Harianjogja.com, JAKARTA — Irfan Setiaputra resmi terpilih sebagai Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB). Bagaimana sepak terjang dan riwayat kariernya?
Dikutip dari laman Majelis Wali Amanat Institut Teknologi Bandung (MWA ITB), Irfan merupakan lulusan Sarjana Informatika ITB.
Pada 2002—2012, Irfan menjadi Country Manager-Managing Director PT Cisco Systems Indonesia, sebuah perusahaan teknologi informasi.
Langkahnya masuk BUMN dimulai pada 2009, dengan menjabat sebagai Presiden Direktur-CEO PT Industri Telekomunikasi Indonesia (Persero) atau biasa disebut PT INTI, hingga 2012.
Selanjutnya, dia hijrah ke sektor pertambangan dengan menjabat sebagai Presiden Direktur-CEO PT Titan Mining Indonesia.
Pada 2014, Irfan berpindah ke Tiara Marga Trakindo (TMT) Group. Pria kelahiran Jakarta, 24 Oktober 1964 itu tercatat pernah menduduki jabatan Presiden Komisaris PT Reswara Minergi Hartama, Presiden Direktur PT Cipta Kridatama, dan Direktur PT ABM Investama Tbk. Jabatan di entitas TMT Group itu dipegang hingga 2017.
Sementara itu, berdasarkan keterangan Garuda Indonesia, pada 2019 jabatan terakhir Irfan adalah CEO Sigfox Indonesia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Jokowi menyatakan pemerintah masih menghitung secara hati-hati terkait rencana kenaikan harga BBM subsidi jenis Pertalite dan Solar.
Jadwal KA Bandara YIA Xpress hari ini tersedia dari pagi hingga malam, rute langsung Tugu ke YIA tanpa transit.
Polda NTB meningkatkan kasus dugaan eksploitasi seksual WNA asal Selandia Baru ke tahap penyidikan usai laporan tiga korban lokal.
Rupiah ditutup melemah ke Rp17.655 per dolar AS. BI siapkan intervensi agresif di pasar valas dan obligasi.
DPR mendesak Kemenlu bergerak cepat menyelamatkan WNI yang ditangkap Israel saat mengikuti misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla ke Gaza.
Menkomdigi Meutya Hafid mengecam Israel usai menahan jurnalis Indonesia dalam misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla menuju Gaza.