Polresta Cilacap Ungkap Dugaan Pencabulan Anak Selama 11 Tahun
Polresta Cilacap mengungkap dugaan pencabulan dan persetubuhan terhadap anak dengan 24 korban selama 11 tahun. Polisi membuka posko pengaduan.
Power bank premium RAVPower/Ist-RAVPower
Harianjogja.com, TOKYO— Pemerintah Jepang resmi membatasi jumlah power bank yang boleh dibawa penumpang dalam penerbangan komersial maksimal dua unit per orang. Kebijakan ini mulai berlaku pada 24 April 2026 sebagai respons atas meningkatnya insiden baterai terbakar atau berasap di dalam pesawat.
Menteri Transportasi Jepang, Yasushi Kaneko, menyampaikan aturan baru tersebut juga melarang penggunaan power bank selama penerbangan, termasuk untuk mengisi daya perangkat maupun mengisi ulang power bank dari stopkontak pesawat.
Langkah ini diambil untuk meningkatkan keselamatan penerbangan, terutama terkait risiko dari baterai litium yang rentan mengalami panas berlebih hingga kebakaran jika tidak ditangani dengan benar.
Kebijakan Jepang ini sejalan dengan standar keselamatan yang ditetapkan International Civil Aviation Organization (ICAO) pada Maret lalu, yang menekankan pembatasan terhadap perangkat berbasis baterai litium milik penumpang.
Selain pembatasan jumlah, pemerintah Jepang juga melarang power bank dengan kapasitas di atas 160 watt-jam untuk dibawa ke dalam kabin pesawat.
Power bank sendiri merupakan perangkat penyimpan energi listrik portabel yang digunakan untuk mengisi daya perangkat elektronik seperti ponsel, tablet, atau kamera saat tidak terhubung ke sumber listrik. Alat ini bekerja dengan menyimpan energi dalam baterai internal—umumnya berbasis litium—yang kemudian dialirkan kembali ke perangkat melalui kabel saat dibutuhkan.
Cara kerjanya cukup sederhana, yakni energi listrik terlebih dahulu disimpan ke dalam sel baterai saat power bank diisi daya. Selanjutnya, energi tersebut dilepaskan kembali dalam bentuk arus listrik untuk mengisi baterai perangkat lain. Namun, karena menggunakan baterai litium, perangkat ini memiliki risiko panas berlebih jika terjadi kerusakan atau penggunaan yang tidak sesuai.
Penumpang diimbau mengisi daya perangkat elektronik langsung melalui fasilitas resmi di pesawat atau di bandara sebelum keberangkatan.
Sebelumnya, sejak Juli tahun lalu, otoritas Jepang telah mengingatkan penumpang agar menyimpan power bank di tempat yang mudah dijangkau, bukan di kompartemen atas. Perangkat ini juga dilarang dimasukkan ke dalam bagasi tercatat demi meminimalkan risiko kebakaran yang sulit ditangani selama penerbangan.
Kebijakan terbaru ini menjadi bagian dari upaya global dalam memperketat aturan keselamatan penerbangan seiring meningkatnya penggunaan perangkat elektronik portabel oleh penumpang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Polresta Cilacap mengungkap dugaan pencabulan dan persetubuhan terhadap anak dengan 24 korban selama 11 tahun. Polisi membuka posko pengaduan.
Perempuan muda dan lansia di DIY serta Klaten mengolah kain perca menjadi tenun dan kerajinan bernilai ekonomi di Rumah Kreatif Tukik.
BMKG menetapkan status Siaga tsunami hingga 3 meter setelah gempa M7,7 mengguncang Nagekeo, NTT, Sabtu pagi.
Artis Celine Evangelista hadir dalam gelaran Jogja Fashion Week (JFW) 2026 dengan membagikan pengalaman dalam berbinis busana muslimah syar'i.
Penyalahgunaan narkoba dan psikotropika tidak hanya merusak kondisi fisik, tetapi juga dapat memicu kecanduan berat akibat perubahan sistem dopamin di otak
Merah Putih Malioboro 2026 digelar Sabtu 15 Agustus. Cek 8 titik penutupan dan pengalihan arus lalu lintas di Jogja.