Advertisement
2 Penyiram Air Keras Novel Baswedan Bernama Rahmat Kadir dan Ronny Bugis
Penyidik Senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan memberikan keterangan pers di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (26/4/2019). - ANTARA - Yulius Satria Wijaya
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA - ST Burhanuddin selaku Jaksa Agung menyebut telah menerima Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) kasus penyerangan terhadap penyidik senior KPK, Novel Baswedan. Dari SPDP tersebut diketahui dua nama penyiram air keras kepada Novel.
"Perkara penyerangan Novel Baswedan, kami telah terima SPDP atas nama tersangka Rahmat Kadir dan Ronny Bugis," kata Burhanuddin dalam rapat kerja (raker) dengan Komisi III DPR, di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (16/1/2020).
Advertisement
Novel sendiri telah diperiksa oleh pihak Kepolisian dalam kasus penyerangan yang menimpanya. Dia menilai ada upaya pembunuhan berencana terhadap dirinya.
"Saya katakan bahwa penyerangan kepada saya ini lebih pada penganiayaan berat, berencana, yang akibatnya adalah luka berat, yang dilakukan dengan pemberatan. Jadi ini level penganiayaan tertinggi walaupun ada peluang bahwa penyerangan kepada saya ini upaya percobaan pembunuhan berencana," kata Novel kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (6/1/2020).
BACA JUGA
Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta (Kejati DKI) juga telah menunjuk empat jaksa senior untuk meneliti berkas perkara kasus tersebut. Penunjukan empat jaksa senior ini merupakan tindak lanjut dari SPDP yang dikeluarkan Polda Metro Jaya.
"Penerbitan Surat P-16 merupakan tindak lanjut atas diterimanya Surat Perintah Dimulainya Penyidikan ( SPDP ) No.: B/24261/XII/RES.1.24/2019/Ditreskrimum tanggal 27 Desember 2019 dari Polda Metro Jaya, pada tanggal 2 Januari 2020," ujar Kasi Penkum Kejati DKI, Nirwan Nawawi, kepada detikcom, Jumat (10/1/2020).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : detik.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- KPK Duga Perusahaan Rokok Jateng-Jatim Terlibat Korupsi Cukai
- KPK Siap Usut Dugaan Korupsi Bea Cukai hingga Kanwil
- Jadwal Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026, Ini Jam Puncaknya
- DPR Minta KBRI Ambil Langkah Darurat Lindungi Jemaah Umrah Indonesia
- Hutan Rehabilitasi IKN Mulai Dihuni Satwa, Burung Kembali Berdatangan
Advertisement
Advertisement
Festival Imlek Nasional 2026 Pecahkan Rekor Dunia Lontong Cap Go Meh
Advertisement
Berita Populer
- Jadwal Lengkap KA Prameks Jogja-Kutoarjo, Selasa 3 Maret 2026
- Jadwal KA Bandara YIA Selasa 3 Maret 2026, Beroperasi Seharian
- Jadwal SIM Keliling Jogja Selasa 3 Maret 2026, Ini Lokasinya
- Getafe Tumbangkan Real Madrid 1-0 di Bernabeu, Barcelona Makin Menjauh
- Jadwal Pemadaman Listrik Jogja 3 Maret 2026, Ini Wilayah Terdampak
- Cek Jadwal SIM Keliling Gunungkidul 3 Maret 2026
- Jalur dan Rute Bus Trans Jogja Maret 2026
Advertisement
Advertisement








