KPK Tahan Fahd Arafiq hingga Bos Summarecon Usai OTT HGB Bogor
KPK menahan Fahd Arafiq, bos Summarecon, hingga sejumlah pejabat ATR/BPN dalam kasus dugaan korupsi pengurusan HGB di Bogor.
Ilustrasi. /Antara
Harianjogja.com, PANGANDARAN - Gempa bermagnitudo 4,5 skala richter mengguncang area laut berjarak 83 kilometer Barat Daya Pangandaran, Jawa Barat, pada Sabtu (11/1/2020) pukul 05.06 WIB.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebutkan titik pusat gempa berada pada kedalaman 11 kilometer dan getarannya dirasakan dengan intensitas lemah (MMI II-III) di Kabupaten Garut dan Tasikmalaya.
Gelombang rambat gempa juga mencapai Pangalengan dan Kabupaten Cilacap Jawa Tengah, namun tidak menimbulkan getaran yang bisa dirasakan (MMI I).
Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan kerusakan bangunan maupun korban akibat gempa yang berada di koordinat 8,17 Lintang Selatan dan 107,91 Bujur Timur ini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
KPK menahan Fahd Arafiq, bos Summarecon, hingga sejumlah pejabat ATR/BPN dalam kasus dugaan korupsi pengurusan HGB di Bogor.
Polda Metro Jaya mengungkap kronologi 49,85 ton kacang tanah ilegal asal India dari Pelabuhan Dumai hingga Jakarta Utara.
Wamen ATR Ossy Dermawan mengungkap arahan Nusron Wahid di tengah kasus suap HGB dan gratifikasi di lingkungan ATR/BPN.
CKG Kota Jogja menemukan 60%-65% dari 23.000 lansia yang diperiksa terdeteksi hipertensi dan diabetes.
Kapal induk ITS Giuseppe Garibaldi dijadwalkan tiba di Jakarta 18 September 2026 dan disiapkan mendukung penanganan karhutla.
DLH Kulonprogo mendorong pengelola SPPG menguji limbah dapur MBG di laboratorium setelah muncul keluhan warga soal pencemaran.