IDAI Ungkap Bahaya PM2,5 dari Asap Karhutla bagi Kesehatan Anak
IDAI mengingatkan anak lebih rentan terdampak asap karhutla karena sistem pernapasan belum matang dan partikel PM2,5 berbahaya bagi paru-paru.
Ilustrasi. /Antara
Harianjogja.com, PANGANDARAN - Gempa bermagnitudo 4,5 skala richter mengguncang area laut berjarak 83 kilometer Barat Daya Pangandaran, Jawa Barat, pada Sabtu (11/1/2020) pukul 05.06 WIB.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebutkan titik pusat gempa berada pada kedalaman 11 kilometer dan getarannya dirasakan dengan intensitas lemah (MMI II-III) di Kabupaten Garut dan Tasikmalaya.
Gelombang rambat gempa juga mencapai Pangalengan dan Kabupaten Cilacap Jawa Tengah, namun tidak menimbulkan getaran yang bisa dirasakan (MMI I).
Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan kerusakan bangunan maupun korban akibat gempa yang berada di koordinat 8,17 Lintang Selatan dan 107,91 Bujur Timur ini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
IDAI mengingatkan anak lebih rentan terdampak asap karhutla karena sistem pernapasan belum matang dan partikel PM2,5 berbahaya bagi paru-paru.
Disdikpora Bantul mengingatkan penggunaan AI seperti ChatGPT di sekolah perlu diimbangi berpikir kritis dan pemahaman etika agar siswa tak sekadar menyalin jawa
PLN memastikan blackout Batam-Bintan telah ditangani. Penyebab gangguan masih diselidiki, sementara kompensasi pelanggan mengacu pada aturan.
Stok beras Bulog mencapai 4,5 juta ton setelah Indonesia swasembada dan mulai ekspor. Pemerintah menyiapkan 100 gudang tambahan.
UI GreenMetric menyiapkan pemeringkatan keberlanjutan seluruh kabupaten dan kota serta perusahaan di Indonesia, dengan hasil diumumkan Desember 2026.
Pemda DIY menegaskan Malioboro Mulyá harus memuliakan warga, budaya, dan lingkungan, bukan sekadar mempercantik kawasan.