Menko PMK Minta Tambahan Bonus Atlet Emas Asian Games dan Olimpiade

Newswire
Newswire Rabu, 07 Oktober 2026 11:07 WIB
Menko PMK Minta Tambahan Bonus Atlet Emas Asian Games dan Olimpiade

Pebulu tangkis ganda putra Indonesia Fajar Alfian (kiri) dan Muhammad Shohibul Fikri (kanan) mengembalikan kok ke arah pebulu tangkis putra China Liang Wei Keng dan Wang Chang pada final beregu putra Asian Games Aichi-Nagoya 2026 di Ichinomiya City Municipal Gymnasium, Nagoya, Aichi, Jepang, Kamis (24/9/2026). Fajar/Fikri kalah dalam tiga gim dengan skor 20-22, 21-19, dan 14-21./Antara-Fauzan/kye

Harianjogja.com, JAKARTA—Pemerintah menyiapkan penguatan penghargaan dan perlindungan bagi atlet berprestasi. Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Sugiono meminta Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir menghitung kebutuhan tambahan bonus bagi atlet peraih medali emas Asian Games dan Olimpiade.

“Pak Menpora perlu menghitung secara akurat kebutuhan tambahan bonus bagi atlet yang meraih medali di Asian Games dan Olimpiade," ujar Menko PMK Sugiono dalam keterangannya di Jakarta, Rabu.

Pernyataan tersebut disampaikan Sugiono saat bertemu Erick Thohir di Kantor Kemenko PMK, Jakarta. Dalam audiensi itu, Menpora melaporkan perkembangan sejumlah agenda pembangunan olahraga nasional.

Laporan tersebut mencakup peningkatan prestasi dan pembinaan atlet, kesejahteraan, pembangunan infrastruktur olahraga, hingga persiapan penyelenggaraan PON XXII Tahun 2028.

Bonus Atlet Peraih Medali

Menurut Menko Sugiono, penghitungan tambahan bonus secara tepat diperlukan agar penghargaan terhadap prestasi atlet dapat diberikan secara tepat.

Selain bonus, pemerintah juga menyiapkan skema dana pensiun bagi atlet berprestasi, khususnya peraih medali emas Olimpiade. Skema tersebut ditargetkan mulai berjalan tahun depan sebagai bagian dari penguatan perlindungan dan kesejahteraan atlet setelah masa prestasi.

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat kesejahteraan atlet, tidak hanya ketika masih aktif berprestasi, tetapi juga setelah masa prestasinya berakhir.

Siapkan Beasiswa bagi Atlet Berprestasi

Pada sisi pengembangan talenta, Kementerian Pemuda dan Olahraga bekerja sama dengan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) menyiapkan 100 beasiswa pendidikan di universitas ternama melalui skema LPDP bagi atlet berprestasi.

Pemerintah juga merencanakan tambahan 100 beasiswa untuk pendidikan di dalam negeri. Selain itu, pengembangan Akademi Olahraga Nasional dan Pusat Latihan Tim Nasional turut disiapkan.

Pengembangan talenta tersebut diarahkan untuk memperkuat pembinaan atlet sekaligus memberikan dukungan pendidikan bagi atlet berprestasi.

Regulasi Olahraga Disederhanakan

Penguatan ekosistem olahraga juga dilakukan melalui penyederhanaan regulasi. Pemerintah menyederhanakan 191 Peraturan Menteri menjadi empat regulasi.

Langkah tersebut diarahkan untuk memberikan kepastian dalam penyelenggaraan kegiatan olahraga sekaligus mendukung pengembangan organisasi dan kompetisi olahraga nasional.

Pembangunan olahraga juga tidak hanya diarahkan pada kesehatan, pembentukan karakter, dan prestasi. Pemerintah turut membuka ruang bagi pertumbuhan industri olahraga, pariwisata, dan ekonomi.

Untuk mendukung hal tersebut, Kemenpora telah berkoordinasi terkait pengembangan investasi olahraga dan optimalisasi aset melalui BLU Inasport.

Persiapan PON XXII 2028

Sementara itu, berbagai persiapan awal penyelenggaraan PON XXII 2028 terus dilakukan. Pemerintah akan memastikan penyelenggaraan PON XXII 2028 berjalan efektif sekaligus efisien.

Ajang tersebut juga diharapkan dapat menjadi wadah bagi para atlet untuk berprestasi.

Dalam penguatan pembinaan prestasi, Menpora menyampaikan pentingnya aturan dan regulasi yang mewadahi 21 cabang olahraga Olimpiade sebagai cabang olahraga andalan nasional.

Regulasi tersebut diharapkan dapat memperkuat arah pembinaan atlet, termasuk dalam menghadapi SEA Games 2027 dan Olimpiade 2032.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Share

Sunartono
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online