Advertisement
Gelar Christmas Carol, Anies Ungkit Larangan Takbir Keliling di Era Ahok
Pohon Natal yang sedang dalam pengerjaan di areal Thamrin 10, Jakarta Pusat. - JIBI/Bisnis.com/Ria Theresia Situmorang
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA -- Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengunjungi titik pertunjukan paduan suara bertema Natal atau Christmas Carol di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta Pusat.
Anies yang didampingi beberapa ajudan, datang ke lokasi tersebut menggunakan sepeda. Dia mengungkapkan alasan Pemprov DKI menggelar Christmas Carol di 11 titik jelang perayaan Natal tahun ini.
Advertisement
"Ya, sekarang di Jakarta [saya] memberikan kesempatan ruang ketiga sebagai ruang untuk masyarakat berinteraksi. Kita memfasilitasi untuk kegiatan publik," katanya di kawasan Bundaran HI, Kamis (19/12/2019).
Bukan itu saja, Anies juga mengungkit kebijakan yang sempat ditetapkan oleh mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).
Seperti diketahui, Ahok sempat melarang acara keagamaan, termasuk takbiran di jalan raya dilakukan oleh kelompok masyarakat.
"Dahulu bertakbiran keliling tidak boleh, sekarang kita berikan kesempatan untuk bertakbiran keliling. Ketika menjelang perayaan Natal bagi umat Nasrani, kita berikan juga untuk menyambut peringatan Hari Natal," imbuh Anies.
Menurutnya, kegiatan Christmas Carol merupakan langkah Pemprov DKI mendorong suasana persatuan, kesetaraan, dan kebersamaan di DKI Jakarta.
Seperti diketahui, Pemprov DKI akan menyulap 11 titik di Ibu Kota dengan ornamen Natal layaknya kota-kota besar di Eropa.
Ada dua bentuk acara yang bisa dinikmati warga. Pertama, warga dapat menikmati Christmas Carol, yakni penampilan sejumlah komunitas dan paduan suara mahasiswa yang membawakan alunan musik bernuansa Natal.
Para penampil bukan hanya berasal dari Jakarta, melainkan juga dari Tangerang dan Bandung, seperti UKUiki, Bluenotes Band, Enjoyable Choir, Mission Youth for Christ Choir (UPH), dan PSM UNPAR.
Ada 11 titik pertunjukan Christmas Carol di sepanjang Jalan Sudirman – MH. Thamrin dan stasiun MRT pada 18-20 Desember 2019, mulai pukul 17.00 – 19.00 WIB.
Kesebelas titik tersebut, yaitu depan Grand Hyatt, Terowongan Kendal, Taman Dukuh Atas, Depan Sampoerna, Depan FX Senayan, Depan Mayapada, Depan Panin (mulai Jumat), Stasiun MRT Bundaran HI, Stasiun MRT Istora, Stasiun MRT Blok M, dan Stasiun MRT Cipete Raya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Polisi Didesak Tangkap Dalang Teror Penyiram Air Keras Aktivis
- Tips Mudik Aman 2026, Gunakan Layanan 110 Jika Ada Gangguan
- Pulau Jawa Terancam Krisis Air, Bappenas Ingatkan Risiko Serius
- Serangan Air Keras ke Andrie Yunus Dinilai Ancam Demokrasi
- Terminal Jatijajar Prediksi Puncak Arus Mudik 18 Maret 2026
Advertisement
Advertisement
Destinasi Wisata dengan Panorama Samudera dari Atas Karang Gunungkidul
Advertisement
Berita Populer
- Bukan karena Perang, Ini Alasan TNI Terapkan Status Siaga 3
- Dana Desa Menyusut, DPRD DIY Soroti Dampak pada Program Kalurahan
- Menkeu Purbaya Tegaskan Ekonomi Indonesia Tidak Menuju Resesi
- 10 Makanan yang Sebaiknya Dihindari Sebelum Tidur
- Grebeg Syawal Kraton Jogja Tahun Ini Tanpa Kirab Gajah, Ini Alasannya
- SDN Kasihan Bantul Gelar Pesantren Kilat dan Bagikan Takjil
- Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus, Polri Diminta Usut Tuntas
Advertisement
Advertisement








