Ada Isu Presiden Dipilih MPR, Jokowi: Saya Ini Produk Pilihan Langsung Rakyat

Presiden Joko Widodo. - ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari]
01 Desember 2019 14:17 WIB Newswire News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Saat ini, bangsa Indonesia sedang digegerkan dengan isu presiden kembali dipilih MPR menjadi bola liar. Namun Presiden Joko Widodo (Jokowi) sendiri menegaskan, kalau dirinya tetap menginginkan presiden dipilih langsung.

Menurut Jokowi pemilihan presiden secara langsung merupakan bagian dari proses memperoleh pemimpin yang berkualitas.

"Saya ini produk pilihan langsung dari rakyat. Masa saya mendukung pemilihan presiden oleh MPR?" kata Jokowi melalui Juru Bicaranya, Fadjroel Rachman dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (30/11/2019).

Fadjroel mengatakan, rakyat merupakan sumber legitimasi kekuasaan negara dan pemerintah. Melalui mekanisme pemilihan langsung, rakyat yang sudah berhak memilih berdasarkan konstitusi UUD 1945, memberikan mandat kekuasaan kepada pemimpin pilihannya di Indonesia untuk menjalankan pemerintahan.

Presiden terpilih adalah penerima mandat kekuasan rakyat secara langsung, menciptakan hubungan yang kokoh antara rakyat dengan presiden. Dengan mandat dari rakyat tersebut, maka presiden bekerja untuk kepentingan seluruh rakyat.

Konstitusi UUD 1945 Pasal 6A menyatakan bahwa Presiden dan Wakil Presiden dipilih dalam satu pasangan secara langsung oleh rakyat. Inilah prinsip dasar mandat kekuasaan rakyat yang diperjuangkan melalui reformasi 1998.

"Berdasarkan prinsip dasar tersebut, pemilihan presiden tetap dilakukan secara langsung oleh rakyat, dan bukan melalui mekanisme perwakilan, sebagaimana yang pernah dijalankan oleh Indonesia di masa lalu," ujarnya.

Fadjroel menambahkan, penegasan yang diungkapkan Jokowi menjelaskan sikap politik pemerintah terkait adanya gagasan pemilihan presiden secara tidak langsung melalui perwakilan di MPR. Pemilihan presiden secara langsung merupakan konsensus dan cara terbaik untuk memilih pemimpin bangsa Indonesia.

Panca Kerja yang mendorong pembangunan sumber daya manusia, melanjutkan pembangunan infrastruktur, menyederhanakan birokrasi dan regulasi, dan mentransformasikan ekonomi Indonesia dari industri berbasi sumber daya alam menjai manufaktur dan jasa modern, memerlukan sosok pemimpin bangsa terbaik yang dipilih melalui mekanisme pemilihan langsung.

Keberhasilan bangsa menuju Indonesia Maju sebagaimana dicita-citakan dalam Mukadima UUD 1945 sangat ditentukan oleh keberhasilan bangsa Indonesia menentukan dan memilih pemimpin nasional.

"Hanya ada satu jalan: pemilihan presiden secara langsung," ujarnya.

Sumber : Okezone