Wow, Keren! Anak-Anak PAUD di Magelang Jadi Ilmuwan Cilik

Bunda Paud Kabupaten Magelang Christanti Handayani saat meninjau stan penelitian anak, Pada Festival Ilmuwan Cilik. - Ist/Dok Humas
19 November 2019 16:27 WIB Nina Atmasari News Share :

Harianjogja.com, MAGELANG-- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magelang melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Magelang yang bekerja sama dengan PP Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Dikmas Jateng menggelar Festival Ilmuwan Cilik di Lapangan drh Soepardi, Kota Mungkid, Selasa (19/11/2019).

Mengangkat tema 'Menyiapkan Generasi Unggul Sejak Dini Di Era 4.0" Festival Ilmuwan Cilik ini diikuti sedikitnya oleh 2.700 peserta dari berbagai PAUD di Kabupaten Magelang. Dalam acara tersebut, ada 100 stan penelitian yang sangat mengedukasi.

Bupati Magelang, Zaenal Arifin, mengatakan kegiatan Festival Ilmuwan Cilik ini sesuai yang diharapkan oleh Presiden RI, untuk mempersiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul.

Ia menjelaskan, SDM yang unggul menurut Perpres itu adalah bagaimana menghadirkan anak-anak yang sehat, cerdas, ceria, dan juga berakhlak mulia.

"Maka kebersamaan antara pemerintah, masyarakat dan orang tua dapat kita wujudkan melalui Festival Ilmuwan Cilik ini. Jadi holistik integratif ini, bagaimana memaksimalkan seluruh potensi yang dimiliki oleh anak. Sehingga tidak hanya berbicara tentang pendidikan, tetapi tentunya juga sesuai dengan kelompok umur mereka," kata, Zaenal Arifin, disela-sela acara.

Beberapa stan penelitian yang ada di acara Festival Ilmuwan Cilik tersebut diantaranya stan pertanian anak, stan perikanan anak, stand peternakan, dan stand kerajinan anak.

Bunda Paud Kabupaten Magelang, Christanti Handayani, mengungkapkan bahwa, kegiatan Festival Ilmuwan Cilik ini sesuai dengan metode 'Steam' (Sains, Teknologi, Teknik, Seni, dan Matematika) dengan konsep pendekatan yang berbeda.

"Jadi anak diminta membuat karya langsung dengan konsep bermain, tetapi sebenarnya mereka sedang belajar dan melakukan sebuah penelitian. Ini salah satu metode yang dikembangkan oleh PP Paud, yang alhamdullilah di Kabupaten Magelang ini juga menjadi yang pertama kali di Indonesia," ungkapnya.

Ketua Umum LEPRID (Lembaga Prestasi Indonesia Dunia), Paulus Pangka, sangat mengapresiasi Festival Ilmuwan Cilik tersebut. Dirinya tak menyangka kegiatan tersebut bakal dibanjiri oleh ribuan peserta.

"Sebenarnya jumlahnya lebih dari 2.700 peserta. Ini sangat luar biasa sekali apalagi juga terdapat 100 stand penelitian yang juga sangat edukatif," ungkapnya.

Menurut Paulus, Indonesia saat ini lebih banyak ilmu sosialnya, dengan rata-rata hampir 78 persen dari pada ilmu sainsnya. Dengan kegiatan lebih dini tersebut, maka diharapkan anak-anak lebih cinta kepada matematika, seni, teknologi, dan sains.

"Untuk menuju Indonesia Unggul maka perlu hal-hal yang seperti ini," tandasnya.